BEBERAPA SAJAK

BEBERAPA SAJAK

  • WpView
    Odsłon 8,437
  • WpVote
    Głosy 254
  • WpPart
    Części 62
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., cze 29, 2019
Sekeras apapun aku bertahan, perasaan ini yang memudar, aku lelah tuk mempertahankannya Saat hari ini berakhir Saat itu, marilah kita berjalan sendiri seolah tak terjadi apa-apa Dengan begitu, ungkapan perpisahan kita akan bisa menjadi 'sedikit' indah Setelah kau sampai,tersenyumlah walau hanya sesaat Meski aku menghiburmu dengan leluconku dan menanyakan alasanmu berubah,kau tetap akan menjauh dariku Oleh karena itu,temuilah seseorang yang lebih baik dari diriku Aku berharap kau kan tersenyum bahagia walau tidak bersamaku Kini aku melangkah semakin jauh denganmu Karena dulu aku begitu mencintaimu Sebelum saat ini berlalu aku berharap bahwa kau akan bahagia Ingatlah, kita yang dulu saling mencintai walau hanya sebentar Jangan merasa bersalah atau merasa terbebani Itu hatimu,dan aku tidak bisa memaksa kan agar kau tetap mencintai ku -✨ Yang baca lumayan banyak,tapiii yg ngevote nda ada Sedih akutu:( #738 in poetry (1desember2017) #540 in poetry (3desember2017) #554 in poetry (24 desember2017) #521 in poetry (25 desember 2017) Binjai, Sumatra Utara
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#3
justcaption
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • 10 Detik, Goodbye!
  • CHEOSSARANG (Complete)
  • Break Up? || gxg
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • AIDAN - Spoiled and Annoying Man (ENDING)
  • BAPER {SELESAI}
  • Let me choose [TERBIT]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści