Yasmin (SELESAI)

Yasmin (SELESAI)

  • WpView
    Reads 437
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 4, 2017
Cinta itu buta. Benarkah cinta memang buta? Cinta adalah misteri. Benarkah cinta adalah misteri? Cinta ialah segalanya. Benarkah cinta mencakup segalanya? Termasuk segala macam hal yang tak terduga atau dinalar? Ah entahlah. Memikirkan cinta dari satu sudut pandang saja sudah bukan main rumit dan bikin pusing. Belum lagi yang tengah hanyut di dalamnya. Lalu, bagaimana pula jika semua faktor bikin baper tadi campur aduk jadi satu. Ya buta, ya misterius, ya segalanya? Hanya satu jawabnya, kisahnya pasti luar biasa menarik untuk dibaca.
All Rights Reserved
#296
duadunia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • Love?
  • Because I'm Stupid (End)
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Hub Fii Notification
  • Kesempurnaan Cinta
  • Menyakitkan
  • My Bromance [18+] End
  • CINTASTIK
  • Lucky One

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines