Rain
  • WpView
    Reads 3,396
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 23, 2018
Gadis dengan rambut di cepol itu duduk tenang di teras rumahnya sambil melipatkan kedua kakinya keatas, seraya menyeruput kopi hitam kesukaannya. Pandangannya lurus kedepan, menunjukkan bahwa sedang ada sesuatu yang ia pikirkan. Ia melirik pria yang sekarang sedang berada di sampingnya. Hanya sebentar. Ya, hanya sebentar-mungkin hanya 0,1 detik. Lalu bibirnya mulai bergerak, mengutarakan apa yang sedang ia pikirkan sekarang, "berarti kita ngga bisa bersama, ya?" Lelaki yang di ajak berbicara itu tahu betul maksud dari perkataan gadis yang sedang duduk di sampingnya. Tapi ia hanya bungkam, dan menatap gadis itu menitihkan air mata. "Jangan nangis. Lo tau kan, air mata lo itu kelemahan gue," ucap lelaki itu seraya menghapus air mata gadis itu yang kian menderas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit dan Cahayanya
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Unmyoung❤ [On Going]
  • SOLITUDE
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Saturnus

Novel ini bukan hanya sekedar cinta remaja manis-manis. Tapi juga tentang rumah yang berantakan, trauma yang dipendam, persahabatan yang jadi pelindung, dan perjuangan bertahan di dunia yang sering nggak adil. Ini kisah tentang dua remaja yang nggak sempurna, tapi saling menemukan dalam dunia yang dingin, kejam dan berisik. Kadang mereka saling menyembuhkan. Kadang juga saling melukai. Kalau kamu pernah merasa sendirian, pernah diabaikan, atau berharap ada seseorang yang bilang. "Aku di sini, buat kamu..." Mungkin, kamu akan menemukan bagian dari dirimu di cerita ini. Untuk kamu yang pernah jatuh cinta, atau masih nunggu dicintai. Kamu pasti tahu rasanya deg-degan, takut kehilangan, berharap dipeluk tanpa diminta. Dan kadang luka yang nggak bisa kamu ceritain ke siapa pun. Namanya Arunika. Matahari yang hangat, meski menyimpan luka. Dan Chandra. Bulan yang nyaris padam, tapi diam-diam ingin dicintai. Takdir mempertemukan mereka. Di balik candaan kelas dan tawa di taman, ada luka yang tersembunyi. Juga rasa takut kehilangan yang terlalu dalam. Mereka jatuh cinta. Tapi cinta bukan segalanya, bukan. Kalau dunia terus menguji mereka. Dua hati. Dua luka. Serta langit, tempat yang mempertemukan dan yang menyatukan mereka. Selamat datang di cerita tentang kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk mencintai... bahkan saat kamu sendiri belum utuh. Pegang erat hatimu. Karena mungkin, ini bukan sekadar cerita mereka, tapi juga cerita kamu. ═══ ∘◦❁◦∘ ═══ Btw guyss novel "Langit dan Cahayanya" ini update setiap hari jam 21.00 WIB, dan untuk setiap 1 bab yang selesai, kita istirahat dulu sehari ya guyss.

More details
WpActionLinkContent Guidelines