hujan pelangi dan senja

hujan pelangi dan senja

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 23, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"aku tau hujan itu hebat" dan aku juga tahu "pelangi itu indah" "tapi tak seperti senja yang datang semntara tapi ia akn tetap datang kembali" "Azisssssssss" teriak geram gadis kecil dengan suara ultrasoniknya. karna laki-laki itu mengganggu tidurnya siang ini . dan dia adalah ikaa gadis kecil yang dengan hobinya yang suka tidur dan suara yang begitu membisingkin bagi sebagian teman-temannya. azis yang jail, dan super keras kepala dan ika yang kecil tetapi memiliki suara besar jauh lebih keras kepala dan tak mau kalah. "dasar sapi molor mulu ga bisa bedain mana rumah mana sekolah" ejekan azis dengan ciri khasnya jailnya. mereka berdua selalu adu jontos tapi ada sesuatu yang terjdi pada mereka dan membuat sesuatu itu terasa asing.
All Rights Reserved
#649
heart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Cuaca
  • RAIN [END]
  • Something Bitter
  • SHERRA's Diary✔
  • My Home [Hujan Series]
  • Hiperbola Hati (COMPLECTED)~
  • WAVER [Completed]
  • Dirgantara ✔
  • Arsyilazka

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines