Is That You?

Is That You?

  • WpView
    Reads 25,747
  • WpVote
    Votes 2,334
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 27, 2019
Cowok itu mundur selangkah dan membuka jaket kulit yang sedari tadi dipakainya. Kemudian, kaos putih−yang sudah berubah warna menjadi coklat−juga dilepaskan olehnya dan dihempaskan begitu saja ke wastafel di belakangnya. Aren bahkan sempat menelan ludah ketika melihat tubuh atletis cowok itu. "Sumpah, ya, sampe lo berani ngapa-ngapain gu−" "Bersihin gue!" "Ap−apa?" Cowok itu mendengus kesal. "Lo yang udah numpahin minuman ke gue, jadi lo harus tanggung jawab." Seorang artis ganteng topless di depan muka lo? Histeris gak tuh? Tapi, tidak bagi Aren. Dia benar-benar membenci artis, profesi yang dimatanya hanyalah menebar pencitraan. Sialnya, artis ganteng bernama Dekan itu sedang syuting di sekolahnya. Double sialnya, Dekan jadi membututi Aren ke mana-mana tanpa sebab. Tanpa Aren tahu, Dekan memiliki maksud tersendiri untuk selalu berada di dekat Aren, dan memilih sekolah Aren untuk dijadikan tempat syutingnya. Ingat, jangan terlalu picik menganggap itu cinta, kalau bisa saja ada alasan lain di baliknya. ENJOY!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel(o)
  • Extraordinary Love {COMPLETE}✓
  • To Chaos, to My Calm!
  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • Inersia
  • KPOPERS VS. ANIMERS [END]
  • Sealen
  • Ketua OSIS Dingin [SUDAH TERBIT]
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
Angel(o)

"Dasar cengeng, jatoh gitu aja nangis. Kayak bocah" ucap Angelo sambil berdiri di sebelah Fia yang menangis dan meringis kesakitan. Bukannya diam, gadis itu tambah mengencangkan tangisannya. "Diam. Berisik" ucap Angelo dengan santainya. **** "Lo itu cowok paling nggak peka dan super duper cuek. Tapi, kenapa gue sayang sama lo?" Ucap Fia dengan suara lantang dan membuat lelaki di depannya hanya bisa menatap gadis itu. "Gue butuh perhatian lo, Angelo" "Gue butuh lo peka sama apa yang gue rasain"

More details
WpActionLinkContent Guidelines