Black Rose

Black Rose

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 6, 2021
SMA Pelita Harapan, sekolah favorit yang menjadi incaran siapa saja. Proses belajar mengajar yang terarah, kegiatan ekstrakurikuler yang tidak pernah absen menghasilkan piala, dan fasilitas lengkap untuk mendukung kebutuhan siswa. Yang lebih menggagumkan lagi, sistem peringkat yang digunakan sekolah ini. Siswa yang berhasil menembus peringkat dua puluh lima besar tingkat sekolah akan masuk dalam kelas dengan label A, kelas yang memiliki fasilitas terbaik dan pengajar handal untuk membuat siswa semakin terpacu meningkatkan prestasi. Siapapun pasti ingin menjadi salah satu sekolah swasta terbaik di Makassar itu, termasuk Aryani Dwipa Sari. Perjuangan gadis itu untuk bisa masuk ke sekolah itu tidak gampang. Memiliki orang tua yang hanya bekerja sebagai wiraswasta membuatnya harus memohon berulang-ulang kali agar diizinkan sekolah di tempat itu karena pembayaran uang SPP yang terbilang mahal untuk kedua orang tuanya. Setelah berkali-kali kali merengek akhirnya Aryani mendapat kartu hijau untuk sekolah di Pelita Harapan dengan satu syarat, Aryani harus bisa masuk sepuluh besar peringkat sekolah. Dengan senang hati Aryani menyanggupi syarat tersebut. Namun saat pengumuman hasil tes siswa baru, ia harus menahan pil pahit karena nyatanya ia hanya mampu mendapatkan peringkat dua puluh tujuh. Beruntung orang tuanya masih memberikan Aryani kesempatan untuk membuktikan kemampuannya. Dan sepertinya Dewi Fortuna memihak kepada Aryani. Setelah satu semester terlewati, ia berhasil menembus peringkat dua besar tingkat sekolah untuk kelas X. Sebuah prestasi yang tentu saja membuat orang tuannya bangga. Dengan pencapaian itu tentu saja Aryani bisa masuk ke kelas eksklusif A tersebut. Tapi apakah kelas itu semenyenangkan seperti yang dipikirkan Aryani? Atau kelas itu malah terisi oleh monster-monster pemburu nilai?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nabasthalassa
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • JEJAK TAKDIR | JAEMREN √
  • DEFENDER [End]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Lingering Sadness
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Become an Extra or Main Character [END]

"Aku adalah laut saat senja yang banyak disukai orang namun tak banyak orang tau bahwa aku akan menghadapi malam yang gelap setelah senja datang"-Thalassa Swastamita "Dan aku adalah esok pagi yang akan memancarkan semangat kepada semua orang terutama kamu, aku adalah langit saat matahari terbit di pagi hari yang akan selalu menemani laut setelah ia terjebak dalam gelapnya malam, selalu ada harapan untuk esok pagi yang cerah"-Nabastala Aruniko --- Thalassa Swastamita, ia mahasiswi yang baru memasuki dunia perkuliahan, dengan aura positifnya semua orang menyukainya karena Thalassa itu menenangkan, damai dan tentram bagai deruan ombak lautan yang mampu menenangkan pikiran saat stress. Namun tak banyak orang yang tau, dibalik wajahnya yang selalu tersenyum, dibalik ia yang tenang bagai tak ada masalah nyatanya tak ada lautan yang tak punya rahasia di dalamnya, tak ada manusia yang tak punya masalah. Dia gadis yang tenang dengan sejuta lukanya. Ketika ia mulai mengagumi salah satu kakak tingkatnya yang lumayan famous dengan karakter yang selalu ceria kepada semua orang bagai waktu di pagi hari yang selalu semangat, hidupnya perlahan berubah. Thalassha lebih semangat lagi dalam menjalani hidupnya, ini semua berkat kakak tingkatnya itu. Nabastala Aruniko.

More details
WpActionLinkContent Guidelines