Story cover for [3] Afraid Attack! by mauliashiva
[3] Afraid Attack!
  • WpView
    LECTURES 502
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parties 9
  • WpView
    LECTURES 502
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parties 9
En cours d'écriture, Publié initialement nov. 29, 2017
Aku mengingat kejadian empat tahun yang lalu.. Saatku masih duduk di bangku SMP. Tepatnya, saat aku kelas 2 SMP. Pengalaman yang tidak pernah dan tidak akan pernah aku lupakan 


Cinta pertama, ya.. Cinta pertamaku berawal manis. Tetapi hanya manis di bibir, aku sangat menyesal dahulu sudah mencintainya. Kak Yoga dulu sangat baik padaku, selalu menolongku saat aku di bully oleh geng nakal di sekolah, saatku di labrak oleh kakak kelasku.

Menurutku dia hampir sempurna, dia sangat tampan. Kepintaran membuat dirinya tambah tampan, banyak perempuan seusianya menyukainya, tetapi tidak di lirik sama sekali dengannya. Tapi, aku? Mengapa dia begitu baik denganku? Padahal aku hanya adik kelas yang biasa saja.

Cantik? Kata temenku lumayan. Pintar? Lumayan. Suka memasak? Ya suka sekali. Suka membaca novel? Sangat suka. Aku mendengar semua pujian temanku, mereka bilang aku manis. Karena aku mempunyai lesung pipi, setiap aku tersenyum pasti selalu ada lesung pipi itu.

Apa alasan Kak Yoga mendekatiku?








AFRAID ATTACK
Wattpad © 2017
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter [3] Afraid Attack! à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#302truestory
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Adore Him [Completed]✔ cover
ASSYA (TERBIT) cover
Natasya And Senior Bad cover
Seperti Oasis [Completed-Revisi] cover
𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔ cover
Origami Alfiolita (End) cover
Semu [Completed] cover
Love's illusion  cover
Story of My Life With You cover
KaKaDeDe (Kutikung Kau Dengan Do'a) (COMPLETED) cover

Adore Him [Completed]✔

28 chapitres Terminé

[Private some chapter and ending. Follow me first for comfortable reading. Thanks!!] Hah! Dia terlalu sempurna. Meliriknya saja mungkin aku tak pantas. Lihatlah! Bahkan senyumnya lebih hangat dari matahari pagi. Wajah dengan lekuk sempurna itu juga terbingkai rapi. Mata yang keren, alis keren, bulu mata keren, dahi keren, pipi keren, bibir keren, bahkan lubang hidungnya pun juga sangat keren! Hah! Pokoknya, semua yang terpahat padanya pasti keren. Dan aku? Aku hanyalah keran, keran air tepatnya, bukan keren seperti dia. Ah! Menyebalkan bukan? Tapi, bukankah setiap orang berhak untuk mengagumi siapa saja? Bukankah setiap orang berhak mencintai siapa saja? Ah iya! Emansipasi. Iya emansipasi! Baiklah, aku akan maju satu langkah!