Antara aku dan dia (END)

Antara aku dan dia (END)

  • WpView
    Reads 3,959
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 22, 2018
Bagi sebagian orang memiliki sahabat itu menyenangkan, mereka bilang sahabat itu saling menjaga dan melindungi ada juga yang bilang apabila kita memiliki sahabat hidup kita akan lebih membahagiakan. Tapi mengapa tidak dengan diriku dulu memang ia selalu ada di dekapan ku melindungiku menjagaku dan memberikan kebahagian yang sangat besar namun seiring berjalannya waktu ia berubah menjadi seseorang yang cuek akan Sekitarnya termasuk terhadap diriku. Ia selalu datang ketika ia butuh namun sebaliknya ia pergi ketika ku membutuhkannya kemana dirimu yang dulu ? kemana janji itu janji yang kau katakan kepadaku? Oh ya? kita sekarang berada Atmosfer yang berbeda, pantas saja kita tak bisa menyatu.
All Rights Reserved
#13
andita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 「 Our Life 」
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Ananta Bandhana
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Penghianatan seorang Sahabat [Complited]
  • ATHARA
  • Janji Biru dalam Mawar Biru
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • The Chance

"Janji ada untuk di tepati." "Permasalahan ada untuk menjadi misi kita, dan kita... harus segera menyelesaikannya. Tentu, dengan cara yang baik." - - - - - - - - - - Mereka berenam adalah sahabat masa kecil, yang mana saat itu hampir setiap waktu mereka habiskan bersama sama, untuk bermain bahkan berpetualang dan berburu serangga. Hingga akhirnya di suatu sore saat hendak pulang, mereka membuat sebuah janji dengan kekanak kanakannya. Sembari menanamkan harapan tersebesar mereka. Yaitu, mewujudkan janji itu bersama-sama suatu saat nanti. Tetapi semua nya tidak berjalan seperti apa yang mereka harapkan. Seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan, jarak di antara mereka pun mulai terlihat, dan perlahan mereka mulai menginjak 'waktu' yang saat kecil paling mereka hindari. Dan kini, kata 'asing' telah menjadi status hubungan mereka berenam. Walaupun begitu, 'janji' yang sudah mereka anggap konyol itu tidak pernah benar-benar mau hilang dari benak mereka. ... ... ... Apakah... mereka bisa kembali, dan mewujudkan 'janji' itu bersama-sama? Persis seperti diri mereka yang dulu harapkan? - Our Life -

More details
WpActionLinkContent Guidelines