Story cover for Expression From The Heart by eyameel
Expression From The Heart
  • WpView
    LECTURES 1,294
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Chapitres 37
  • WpView
    LECTURES 1,294
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Chapitres 37
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 01, 2017
Sebuah ungkapan yang disinyalirkan lewat tulisan dan tentunya jari jemari yang mengetiknya.




Cover by Pinterest





◀◀◀▶▶▶

#748 in Poetry [6 12 2017]
#685 in Poetry [7 12 2017]
#714 in Poetry [8 12 2017]
#602 in Poetry [24 4 2018]
#648 in Poetry [28 4 2018]
#591 in Poetry [29 4 2018]
#445 in Poetry [4 5 2018]
#108 in Quotesoftheday [12 5 2019]
#195 in sastraindonesia [29 09 2019]
#236 in Quotesoftheday [29 09 2019]
#87 wattpadquotes [29 09 2019]
#287 in sastraindonesia [ 9 09 2020]
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Expression From The Heart à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#383sastraindonesia
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Aksara Tak Bertuan , écrit par cahayakamila24
25 chapitres Terminé
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
[2] Asa dalam Rasa | ✔ cover
SajakSesak 2 [Arief Aumar] cover
[3] Aksara, Rasa, Asa | ✔ cover
Selaksa Noktah (END) cover
Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔ cover
[1] LOVE YOURSELF! √ cover
Aksara Tak Bertuan  cover
Bumantara Aksara || Haechan (END) cover
Coretan Pena cover
Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT] cover

[2] Asa dalam Rasa | ✔

200 chapitres Terminé

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020