Hujan Bulan Desember [HIATUS]

Hujan Bulan Desember [HIATUS]

  • WpView
    Reads 705
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 30, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Memilikimu adalah anugerah terindah bagiku. Berada didekatmu membuat masalah dalam hidupku seakan-akan hilang dengan sendirinya. Terima kasih telah menjadi pelindungku selama ini," (Rainata Dewi Lesmana) "Karenamu lah aku turun ke bumi,dan aku sudah tahu ,akan ada bahaya terjadi padamu. Melindungimu adalah tugasku. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi. Namun, takdir ternyata berkata lain. Aku telah kehilanganmu untuk yang kedua kalinya. Kuharap, aku dapat bertemu lagi denganmu untuk ketiga kalinya," (Rendy Angelo Franco)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Home [COMPLETE]
  • Sandyakala [TAMAT]
  • Rainangkasa [TERBIT]✅
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • YEON ^26^
  • ANASTASIA [COMPLETED]
  • FIZYA
  • THE CLIMB [Completed]

"I miss the old you, about home." ____ Mereka selalu berkata tidak ada tempat yang jauh lebih baik dibandingkan rumah, hanya berada di rumah kamu bisa menjadi dirimu yang sesungguhnya tanpa harus mengenakan topeng yang begitu banyak. Namun tidak bagi seorang Radin Anggana. Murid baru dengan pandangan teduhnya yang selalu saja berkutat dengan perasaan dan pikirannya. Rumah baginya bukanlah tempat yang menyenangkan, melainkan suatu tempat yang selalu menyimpan memori menyakitkan. Ya, hingga dirinya dipertemukan dengan tiga orang di dalam hidupnya. Seorang gadis dengan sayatan di lengannya, lalu laki-laki yang selalu menatapnya sinis, dan laki-laki yang tidak bisa hidup sendiri. ____ "Gue pengen pulang dalam artian yang sesungguhnya, bukan seperti ini." -Radin Anggana- "Pulang ke rumah bagi gue itu adalah hal paling mengerikan, sama seperti halnya hidup dalam kesendirian dan kegelapan." -Dhei Pradipta- "Jika orang yang kesepian dikumpul menjadi satu, apa mungkin mereka tidak lagi merasa kesepian?" -Dimas Rayana- "Kalianlah alasanku untuk pulang. Seandainya suatu hari nanti kita pergi dan tidak saling bertemu satu sama lain lagi, setidaknya aku tidak akan pernah menyesal pernah mengukir kenangan itu di dalam memori" -Rein Yashiaka- _____ #928 fiksi remaja (01.03.20) #783 fiksi remaja (06.05.20)

More details
WpActionLinkContent Guidelines