Story cover for TULUS [DISCONTINUED] by Kayeisme_
TULUS [DISCONTINUED]
  • WpView
    Reads 402
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 402
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Dec 01, 2017
Tulus??? Omong kosong!!!

Di dunia ini tak ada orang yang tulus

Semuanya serba memanfaatkan

Mencari keuntungan untuknya sendiri

Berkedok bak dewi pelindung

Nyatanya hanya iblis bertopeng malaikat



Namun sejak aku mengenalmu...

Aku merasakan apa yang namanya ketulusan

Ketulusan yang selama ini ku cari

Ketulusan yang selama ini ku inginkan

Namun apa aku sanggup tuk percaya pada orang lain lagi???

-Mita Deandra




Ketulusan menjadi impian bagi Mita. Ketulusan dari orang lain untuknya. Ketulusan yang selalu ia rindukan setiap saat. Ketulusan yang dulu ia anggap asli hanyalah sebuah kepalsuan. Kepalsuan yang membuat Mita sulit mempercayai orang lain, membuatnya merasa sendiri.

Akankan Mita mendapatkan ketulusan dari seseorang?
All Rights Reserved
Sign up to add TULUS [DISCONTINUED] to your library and receive updates
or
#461coldgirl
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
RANNA cover
Cinta Tapi Cinta? cover
Numbness (selesai) cover
Criticalove [SELESAI] cover
Tomboyish Girl [Proses Penerbitan] cover
Trust cover
AKSA cover
DiaNda (END) cover
Cinta Alazka di Paskibra cover
Married With Ketua OSIS [COMPLETED] cover

RANNA

23 parts Complete

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.