Kamu, Bagian dari Rindu

Kamu, Bagian dari Rindu

  • WpView
    LECTURES 577
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadTerminé lun., juin 4, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana rasanya bila dirimu bertemu dengan sang idola? Bahagia? Excited? Terharu? Pasti tak pernah terbayangkan sebelumnya. Akan tetapi, Pernahkah dirimu terbayangkan bertemu dengan seorang idola yang telah meninggal tiga dekade yang lalu? Sosok idola yang sekarang harusnya sepadan dengan orang tuamu. Hal ini dirasakan oleh Katia. Bermula dari jam pasir yang ia temukan dari dalam ruangan rahasia milik ibunya, hingga membawanya pada era 80-an Liburan yang seharusnya menyenangkan bagi Katia, malah menjadi liburan tidak terduga. Terlebih, Katia harus menyelesaikan beragam masalah bersama sang idola!
Tous Droits Réservés
#359
classic
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Written Into Reality
  • Mas Duda
  • Rewind Love [Cerita Lengkap Ada di Aplikasi Kubaca]
  • Delicate [Sudah Terbit] ✔
  • Bunda oline dan bayi tata
  • CHRISTIAN EL DANDELION [ The End ]
  • FANTASTIC

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu