Kita Menjelma Kata

Kita Menjelma Kata

  • WpView
    Reads 1,409
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 23, 2019
Kata-kata seringkali diakuisisi sebagai hal yang mendasar dalam kehidupan manusia. Manusia terlalu sibuk berkata-kata tanpa mendengar kata-kata. Kehidupan dan cinta adalah dua keajaiban serta anugerah Tuhan yang diberikan kepada makhluk Nya, khususnya manusia. Dan kata menjadi penghubung antara dua hal tersebut. Kata bisa menjadi amat sederhana namun menyejukkan raga, tetapi kata juga bisa menjadi amat sukar dicerna dan perpecahan yang tiada habisnya. Kata adalah senjata, dan kata adalah doa. Kita Menjelma Kata merupakan sebuah antologi puisi-puisi saya yang saya dedikasikan untuk saya sendiri dan juga untuk kawan-kawan sekalian.
All Rights Reserved
#12
asmaraloka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GISTARA (TERBIT)
  • »The Love Behind Secrets!
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • Rahasia Di Antara Kita
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • CERPEN (END)

Agasthya Raka Dewantara selalu hidup di bawah bayang-bayang sempurna kakaknya yang telah tiada. Tak ada hari yang berlalu tanpa perbandingan menyakitkan dari keluarganya, membuat kasih sayang sang ibu terasa seperti jarak yang mustahil untuk dijangkau. Ketidakadilan ini kerap membuat Raka bertanya-tanya: apakah dirinya memang hanya sekadar bayangan dari sosok yang lebih baik? Di balik wajah tampannya dan posisi bergengsi sebagai kapten tim basket di International High School Lawrence, tersimpan kegetiran yang terus membebani hatinya. Semesta tampaknya enggan memberinya jeda, dari tekanan keluarga hingga beban tanggung jawab yang terus bertambah. Hingga suatu hari, di tahun ketiga masa sekolahnya, hidup Raka berubah saat ia bertemu dengan Afiza Niskala Rumaysa-seorang gadis baru yang polos dan apa adanya. Niskala tidak hanya membawa kehangatan, tetapi juga cahaya yang tak pernah dirasakan Raka sebelumnya. Perlahan, kehadiran Niskala mematahkan dinginnya hati Raka, membuatnya melihat bahwa mungkin ada cara lain untuk mencintai dirinya sendiri dan menerima kenyataan hidupnya. Namun, ketika cobaan demi cobaan kembali menerjang, mampukah Raka berdiri teguh dan melangkah maju? Akankah Niskala menjadi sosok yang setia menemani langkah Raka melewati badai kehidupan, ataukan ia justru menjadi alasan baru untuknya kembali terpuruk? Novel ini adalah kisah tentang pencarian makna kasih sayang, penerimaan diri, dan harapan yang tak pernah padam, meski di tengah gelapnya bayangan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines