Dr. Bieber

Dr. Bieber

  • WpView
    Reads 34,778
  • WpVote
    Votes 656
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 29, 2018
Clara Aldora, ya nama yang cantik seperti parasnya. Ia tak pernah menyangka jika ia akan bertemu dan mengabdikan seluruh hidupnya pada Justin, seorang dokter gigi yang memiliki wajah rupawan bak dewa Yunani. Akankah mereka bisa tetap bersama? Atau mereka akan berpisah? Simak saja cerita ini. Ps. this book contains many sexual and erotic scenes, please be wise readers.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • The Heartbeat [ Completed ]
  • cinta untuk sang nona
  • Damar dan Sekar
  • Pasanganku TNI AD (END)
  • hurt [j.b] //
  • Part Of You [COMPLETE]
  • MD : Just me | 🔚
  • U T O P I A | YOONTAE

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines