Love story

Love story

  • WpView
    Leituras 279
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, dez 18, 2017
"Membuat si Doi itu tau kalo kita ada itu seperti melakukan apa yang tidak bisa lakukan, sulit tapi ingin selalu kita coba... " - Rani "Ldr? Bukan hal yang mudah, tapi aku tetap mempercayaimu" -Adinda "Melupakan bukan hal yang mudah" -Andin "Diam adalah cara ku, karna coba katakan apa yang bisa di lakukan cewek selain diam?" -Caca " Pacaran? Aku gak ambil pusing, dari pada mikirin itu enak ngeliatin Anak anak Exo," -Nia
Todos os Direitos Reservados
#9
bestfriendstory
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • Love story | END
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • Naughty Nanny
  • DEDEL(Zeedel)                                         (Slow Update)
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo