Mungkin terdengar klasik, ketika benci berubah jadi cinta. Tapi ya, aku mengalaminya, dan mungkin benar kata orang 'benci dan cinta hanya terpisah oleh sehelai benang tipis'.
Untukmu yang kini entah dimana. Maaf aku menulis tentangmu, dan aku harap kau tak akan pernah tau. Bahwa orang yang dari dulu mengakuimu sebagai musuh, kini tengah merindukanmu.
Ya, aku tengah merindukanmu. Tak apa bila kau tak merasakan hal yang sama. Tak apa bila saat ini kau hanya bisa ku kenang dan takkan bisa ku genggam.
Pembalasan, dan dendam. Semua dilakukan untuk orang yang tersayang.
Namun semua berakhir bila ternyata orang yang kau benci adalah salah satu hal yang sangat berharga dalam hidupmu.
Lantas apakah semua dendam harus dibalaskan?
Hati yang sangat keras dapat dilunakkan bila dia sudah bertemu dengan belahan jiwanya. Dia akan dibutakan oleh semua hal, hanya sang kekasih dan belahan jiwa yang dapat menyita banyak waktunya.
Lantas apakah dia bisa bertahan hanya dengan satu orang?