Story cover for Diary Jomblo Baper by RiestyaNica
Diary Jomblo Baper
  • WpView
    Membaca 746
  • WpVote
    Vote 24
  • WpPart
    Bab 29
Daftar untuk menambahkan Diary Jomblo Baper ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#744adek
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) oleh veaaprilia
33 bab Lengkap
The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Sold Out!!  cover
Be My Husband [END] cover
Reyhan [NEW VERSION] cover
 My Brother Is Sexy cover
You TOLD Me So cover
Dear Mia cover
Istri Sah Ikky [B×B] cover
My Husband Is Korean cover
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) cover
Brothers vs Sisters [COMPLETED]✔ cover

Sold Out!!

30 bab Lengkap

[SUDAH PERNAH DIBUKUKAN, CERITA MASIH BISA DIBACA DENGAN SISA PART YANG ADA] Ada di sini yang orang Jawa? Pernah mendengar mitos yang bunyinya 'Anak perawan jangan kebanyakan makan sayap ayam! Ntar bisa ditolak para perjaka dan jauh dari jodoh' Basagita Danastri, wanita 26 tahun yang gemar makan sayap ayam sejak kecil berusaha keluar dari jeratan mitos yang membuatnya semakin khawatir. Mengingat di umurnya yang hampir menginjak 27 tahun itu, belum juga ada tanda-tanda mendapat pendamping hidup. Sampai suatu hari, Gita teringat ucapan konyolnya pada jaman SMA. ......."Kurang-kurangin tuh makan sayap ayam! Gak dapet perjaka rasain ntar!" Ujar Uli sahabat Gita. "Percaya aja kamu sama mitos" Jawab Gita cuek, Uli hanya mendengus. "Terserah kamu deh, aku cuma wanti-wanti aja nih!" "Bodo amat! gak dapet perjaka tapi dapet duda gak masalah, yang penting duda kaya." Jawab Gita ngawur sambil tertawa........ Mungkinkah kata-kata ngawur Gita menjadi sebagian do'anya yang diamini malaikat? Lalu berhasilkah Gita melewati kepanikannya tentang mitos itu? Kira-kira bisa dapat jodoh perjaka apa malah justru harus berurusan dengan duda?