Peniti
  • WpView
    reads 1,617
  • WpVote
    Stemmen 143
  • WpPart
    Delen 21
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd vri, mrt. 16, 2018
[tahap revisi] Pergi ke masa depan bukanlah hal yang pernah terpikirkan oleh Lea, itu terdengar sangat aneh. Satu per satu hidup Lea berubah, masalah muncul yang membuat hidupnya semakin bingung. Tapi lambat laun Lea mulai terbiasa dengan keadaannya hidupnya juga mulai bahagia, hingga suatu saat ia harus pergi ke masa sekarang dan meninggalkan kenangan indah dimasa depannya. PS : cerita dalam tahap revisi
Alle rechten voorbehouden
#22
leana
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Waiting For You
  • Antaressa
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • Saat Semesta Memelukmu
  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • Correcting Errors
  • We Have Problem || YoonTaeKook
  • Return ✔
  • academic adventures
  • The Boat of Blossoms

Aku tidak tau bagaimana perasaannya kepadaku. Apakah dia menyukai ku seperti aku menyukainya? Entahlah. Perasaan yang terlalu terlambat aku sadari. Ia sudah pergi saat aku sadar. Aku tidak bisa melakukan apapun selain menunggu. Ya! Aku merasa seperti orang bodoh yang terus-menerus menunggu tanpa ada kabar tentangnya. Entah dia akan kembali atau tidak, aku tidak tau. Lagi, aku hanya bisa ,menunggu. Cinta satu arah yang menyesakkan tetapi aku tidak ingin melepasnya ~Lea Anastasya cover by Canva

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen