Nikmatnya Bercinta Dengan Sekretarisku?

Nikmatnya Bercinta Dengan Sekretarisku?

  • WpView
    GELESEN 1,143,774
  • WpVote
    Stimmen 14,630
  • WpPart
    Teile 28
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Apr. 26, 2018
@cover by Badriklisiansyah Hmmm... aku heran orang-orang menganggapku pendiam. Mungkin karena tak banyak bicara. Sesungguhnya aku hanya belum menemukan lawan bicara yang pas termasuk istriku, walaupun beratus hari sudah kulewati dengannya. Dia sama seperti wanita kebanyakan. Pemalu. Malu-malu tapi mau. Ah... munafik. Ha... ha... Apa aku mencintainya? Mungkin lebih tepat aku butuh dia. Tentang cinta, entahlah. Aku tak pernah begitu merindukannya. Malah aku sangat enjoy jika ada tugas keluar kota. Itu berarti bisa cuci mata dengan bebas, tanpa harus menyakiti perasaannya. Wanita kadang-kadang lebay. Lirik perempuan seksi dikit, katanya jelalatan. Padahal itu kan, rejeki nomplok. La wong yang di rumah pakainya daster yang sudah bolong sana-sini, bau apek karena malas mandi, dan wajah kusam. Hadeh... Apalagi sekarang, sejak melahirkan anak pertama dia semakin gemuk. Ah... makin tak berselera saja aku melihatnya. Berhubung tak ada pilihan lain, ya sudahlah. Kalau ada pilihan lain. Kenapa tidak he... he... Apalagi aku adalah lelaki normal. Masih suka dengan yang kencang, seksi dan liar. Seperti dia, wanita yang saat ini berada di hadapanku.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Please don't get tired of Me
  • Their Marriage Agreement (The Wedlock Series #3)
  • Aku dan Dia(n)
  • Ranting Kering  (END)
  • Emotion Love

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien