Cinta PER ? KE ? TER ?

Cinta PER ? KE ? TER ?

  • WpView
    Reads 10,721
  • WpVote
    Votes 169
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 29, 2017
" Oh ni ke yang rapat dengan lecturer tu apa orang kata bercinta ? Bercinta dengan isteri orang ? " - Hareeq Faiqal " Apa masalah awak ni ? Kalau nak rapat dengan lecturer pergi la belajar betul-betul ha lagi satu siapa isteri orang ? Saya ? Saya kahwin dengan hantu la . " - Natyla Amanda Hareeq Faiqal seorang jejaka tampan berdarah melayu dan bugis . Digilai ramai wanita ha termasuk isteri orang mak orang semua la . Natyla Amanda gadis manja dengan teman yang rapat dengannya . Cantik memang cantik . Mulut banyak kalah kan murai merpati dua sejoli . Keras kepalanya kalah simen batu ha tu la kalah . Mereka yang terpaksa disatukan pada usia yang sangat muda membuatkan Hareeq membenci kepada gadis yang pernah dicintainya 7 tahun dahulu . Atas dasar apa ? Wasiat ? Ketentuan ? Jadah dia takda takda . Bayangkan Hareeq kahwin dengan Natyla ? Hancur ! Hancur laut tanah haaa dunia ! " Btw cik adik mata tu dah empat nak abang tambah jadi lapan ke biar lepasni tak langgar orang dah . 4D sikit . " " * jeling . Hey abang galah mohon sana sikit cik adik yang mata empat ni nak lalu "
All Rights Reserved
#37
isteri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • Crush Untuk Mamat 'O.K.U'✔
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • Padlock
  • Love me, Please!
  • Maaf' (Revisi)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis

"Nggak ada perempuan yang baik yang mau sama pasangan orang!" Teriak Keira menatap sengit ke arah Bagas. "Kei!" Teriak Bagas membalas teriakan Keira. Disini Bagas yang salah, bukan perempuan kecil yang tengah ia gandeng bahkan perempuan kecil itu sekarang ketakutan bersembunyi di belakang tubuh Bagas. "Apa karena pernikahan kita berawal dari perjodohan kamu bisa seenak jidatnya membawa dia pulang?" Tangan Bagas yang bebesa memijat keningnya, ia tahu jika masa lalunya akan terkuak juga. Bagas disini bukan tidak menghargai Keira tapi ia tidak tahu hal apa yang harus ia lakukan. "Pelankan suara kamu Kei. Dia tidak bersalah." Pinta Bagas dengan nada sedikit mengiba. "Lantas kenapa dia ada disini? Kemana jal*ng kamu itu?" Keira sadar saat ia menikahi Bagas, Bagas memang masih memiliki kekasih. Tapi tidak harus membawa ekornya ke dalam pernikahan yang baru menginjak usia empat tahun ini, bukan? "Keira, stop bicara kasar. Lebih baik kamu masuk kamar. Aku mau mengantar Lala ke kamarnya." Putus Bagas dengan melangkah masuk ke dalam kamar yang dulunya ditempati tamu. "Kamu memang kelewatan Mas. Aku sadar jika aku belum bisa memberikan kamu anak, tapi jangan pakai cara seperti ini." Selesai mengatakan itu Keira bergegas ke kamar utama, ia membanting pintu sekerasnya. Langkahnya menyapu ruangan yang banyak memberi kenangan manis dengan Bagas, kedua tangannya mengambil koper dan menyiapkan beberapa barang yang akan ia bawa pulang. Harga dirinya sangat tinggi, jadi saat Bagas membawa anak itu kesini maka dirinyalah yang harus pergi. "Apa-apaan kamu, Kei." Bagas yang selesai menidurkan Lala sontak terperanjat dengan keadaan kamar tidurnya yang sudah seperti kapal pecah. Jangan tanyakan apa yang dilakukan Keira. Melangkah keluar, ia mengusap sisa air matanya. "Aku mau pergi dari sini, dan kamar ini seperti ini sama seperti hatiku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines