Cinta PER ? KE ? TER ?

Cinta PER ? KE ? TER ?

  • WpView
    GELESEN 10,741
  • WpVote
    Stimmen 169
  • WpPart
    Teile 47
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Dez. 29, 2017
WpInfo
Belletristik
Romantik
" Oh ni ke yang rapat dengan lecturer tu apa orang kata bercinta ? Bercinta dengan isteri orang ? " - Hareeq Faiqal " Apa masalah awak ni ? Kalau nak rapat dengan lecturer pergi la belajar betul-betul ha lagi satu siapa isteri orang ? Saya ? Saya kahwin dengan hantu la . " - Natyla Amanda Hareeq Faiqal seorang jejaka tampan berdarah melayu dan bugis . Digilai ramai wanita ha termasuk isteri orang mak orang semua la . Natyla Amanda gadis manja dengan teman yang rapat dengannya . Cantik memang cantik . Mulut banyak kalah kan murai merpati dua sejoli . Keras kepalanya kalah simen batu ha tu la kalah . Mereka yang terpaksa disatukan pada usia yang sangat muda membuatkan Hareeq membenci kepada gadis yang pernah dicintainya 7 tahun dahulu . Atas dasar apa ? Wasiat ? Ketentuan ? Jadah dia takda takda . Bayangkan Hareeq kahwin dengan Natyla ? Hancur ! Hancur laut tanah haaa dunia ! " Btw cik adik mata tu dah empat nak abang tambah jadi lapan ke biar lepasni tak langgar orang dah . 4D sikit . " " * jeling . Hey abang galah mohon sana sikit cik adik yang mata empat ni nak lalu "
Alle Rechte vorbehalten
#2
isteri
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • SEHINGGA CINTA + BIDADARI HAQIF LUTHFI
  • Sweet RomanShit
  • Love me, Please!
  • Padlock
  • Maaf' (Revisi)
  • Married With Fakboy [NEW VERSION]

Novel bisa dibeli di Shopee Jaehana_Store BAGIAN KEDUA SAPTA HARSA VERSI NOVEL || KLANDESTIN UNIVERSE "Kenapa lo jahat sama gue! Kenapa kemarin lo pergi? Kenapa? Kenapa lo ninggalin gue? Kenapa lo tega, Jen?" Haikal tak bisa lagi menahan kesedihan yang telah menumpuk di dalam dirinya. Jendral hanya tertawa kecil. "Lo ngomong apasih, Kal? Gue nggak pergi ke mana-mana, kita kan selalu sama-sama. Gue mana pernah ninggalin lo. Ayo ikut, gabung sama yang lain." Ia menarik tangan Haikal, mengajaknya berlari menuju sisi lain dari air mancur itu. Di sana, semua anggota Klandestin berkumpul. Beberapa duduk di atas ayunan yang berderit pelan, ayunan tersebut dihiasi dengan lampu-lampu kecil yang mengelilinginya. "Bang Haikal! Kenapa telat? Kita nungguin loh!" seru Cakra. "Kal, sini, ada mainan yang cocok buat lo," tambah Reihan. Namun, Haikal menggeleng. Ia justru menggenggam erat tangan Jendral di sampingnya. "Kenapa, Mbul? Main sana," Jendral menatapnya dengan heran. Haikal menggeleng lagi, kali ini dengan lebih kuat. "Gue takut," bisiknya, suaranya hampir tak terdengar. "Takut?" Jendral tertawa, seolah-olah hal itu adalah lelucon. "Seorang Haikal takut?" Haikal mengangguk, menahan diri untuk tidak menangis. "Gue takut kalo genggaman tangan gue lepas, lo bakalan pergi."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien