Hope [Revisi]

Hope [Revisi]

  • WpView
    Reads 2,123
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 5, 2018
(Cover by @lightmagicalfairy) Hal sekecil apapun tentang Havez, tidak pernah terlewatkan oleh Averlin. Sebaliknya, Havez tidak peduli dengan kehadiran gadis itu. Havez menganggap gadis itu sebagai angin lewat. Menurut Havez; gadis zaman sekarang begitu bosan minggat ke hati lain. Havez tidak pernah percaya dengan namanya Cinta, kalau memang ada cinta. Tidak mungkin kedua orangtuanya berpisah. Berbeda dengan Averlin berharap secuil perasaan Havez. Lalu yang dilakukan Averlin untuk memiliki Havez atau berhenti sampai disini?
All Rights Reserved
#9
kecewaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Then
  • Kamu Yang Kusuka
  • Loving Can Hurt
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻]
  • GARA IS MINE
  • Bukan Kita D.A.N
  • why ?? (completed)
  • finally mate also
Then

• ON HOLD • [Sequel of Dear You] Marvelyn dan Harvey memulai kembali kisah mereka. Hubungan jarak jauh yang dulu menjadi alasan mengapa mereka berpisah, tak sangka keduanya mampu melewati dan menjalaninya bersama-sama. Sementara Keenan harus menelan rasa sakit dan merelakan gadis yang dicintai kepada pria lain. Mencoba menerima posisinya hanya sebatas sahabat bagi Marvelyn. Hubungan Marvelyn dan Harvey benar-benar diuji, setelah menginjak satu tahun. Masalah datang bertubi-tubi ditambah aktivitas perkuliahannya yang semakin padat membuat Marvelyn pusing. Yang lebih menyedihkan lagi, pria bermarga Pranata itu mulai menunjukkan rasa ketidaktarikannya dengan hubungan mereka melalui sikapnya. Keadaan semakin memburuk saat Keenan tiba-tiba menjaga jarak dari Marvelyn yang bingung akan perubahan sikap Keenan, pria yang ia anggap tidak akan pernah berniat menyakiti atau mengecewakan dirinya karena Keenan jauh lebih mengenal Marvelyn dibanding Harvey. Namun, ternyata keduanya sama saja. Akankah ini menjadi titik bagi Marvelyn yang kemungkinan akan kehilangan keduanya sekaligus? Apa justru menjadi hal yang baik ketika ia kehilangan salah satu di antaranya? "Cinta itu tentang komitmen dan dapat merubah. Tidak cukup jika hanya mengandalkan rasa nyaman dan sayang." -Marvelyn Nathania Wikarsa, 2024.

More details
WpActionLinkContent Guidelines