Forgive Me //JB Love Story //

Forgive Me //JB Love Story //

  • WpView
    Reads 2,406
  • WpVote
    Votes 134
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku hamil oleh kekasih ku sendiri. Dia seorang superstar yang sangat terkenal. Tampan, romantis, memiliki berjuta-juta penggemar. Dan dia sangat menyayangi ku begitupun sebaliknya. Dia selalu berjanji bahwa dia akan menikahiku. Tapi semuanya berubah saat aku hamil dan dia lebih memilih bersama wanita lain yang adalah teman sekerjanya. Aku memilih menjauh dan hilang dari kehidupannya ~Karen Brown
All Rights Reserved
#127
justinbieber
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Are Destiny (NEW)
  • Janda dua anak itu, Pacarku!
  • Eysha Love Story'
  • Secret Boyfriend [BungaMG01&Zhaa_98] [End]
  • Bermain dengan takdir
  • -1 MARRIED BY ACCIDENT [ REPOST ]
  • Baby of My Enemy [END ]
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Sebuah Penantian (COMPLETED)
  • realities and nightmares

🪻DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🪻 🪻WAD (WE ARE DESTINY)🪻 🪻UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU🪻 🪻WAJIB VOTE + KOMEN🪻 Menemukan dan merawat bayi yang entah siapa orang tuanya bukan lah hal mudah bagi Shylena, gadis yang baru saja berusia 20 Tahun, di mana tengah sibuk-sibuknya membagi waktu part time dan juga jadwal kuliahnya hingga tidak memiliki waktu untuk quality time sepertinya kebanyakan temannya. "Arghh! kenapa jadi gini sih? ngerawat lo aja udah ribet buat gue, masa mau di tambah anak lagi!" keluh Shylena sambil mengusap air matanya dan menatap bayi berusia sekitar 7 Bulan yang tengah tersenyum kepadanya. "Ini semua gara-gara cowok brengsek itu! harusnya dari awal gue nggak usah berurusan sama dia, terus sekarang gue harus gimana?" gumam Shylena dengan putus asa mengusap perutnya yang masih datar. Tinggal mandiri di kota yang cukup jauh dari keluarganya, bekerja untuk tambahan uang saku, di tambah merawat 1 bayi saja sudah cukup membuatnya baby blues apalagi kedepannya jika anak di kandungannya itu lahir. Membayangkannya saja Shylena sudah tidak sanggup, apalagi harus mengalaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines