We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
WHITE
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 8, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis kecil yang lahir tanpa orang tua. Mereka sudah meninggal ?? . Kalian salah . Mereka pergi meninggalkan gadis itu sendiri. . Tak tau alasannya apa . Entah dimana mereka berada . Gadis itu hidup penuh dengan kesengsaraan.Sampai pada akhirnya ada seorang wanita yang mau merawat gadis kecil itu. Siapakah wanita itu ?? Dan bagaimana kehidupan gadis itu ?? Tak ada yang tau
All Rights Reserved
#98
black
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Baby's Contract✓
  • Sunflower
  • CALVINO ALEXANDER. ( Tempat Pulangg Alisha )
  • Rahasia Sebuah Cinta
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Difficult Choice ✔
  • Pasutri Bobrok [ END✔ ]
  • Erlan & Nirmala [Completed]
  • Senja Yang Hilang

Cerita ini sudah tamat dan bisa kalian dapatkan versi lengkapnya di Karyakarsa kataromchick atau versi ebook di google playbook 'Faitna YA'. ~~~~ Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

More details
WpActionLinkContent Guidelines