We 2
  • WpView
    Reads 212
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 6, 2017
Amarul Rudy, berdiri di depannya, seorang perempuan dengan pendampingnya. Wajahnya terkesiap, menghadapi pertanyaan terakhir perempuan itu di sesi tanya jawab. membuatnya merinding dan nyaris pingsan tak percaya. "Assalamualaikum," salam lembut terhembus menyigi rongga telinganya. Tulus. Rudy terdiam sesaat, dia memutar wajahnya menghadap asal salam itu. Dan, "Wasalamualaikum." gugup. Dua perempuan tampak berdiri di hadapannya, mengenakan kerudung panjang kebawah. Yang satunya berwarna biru muda dengan cadar hitam, sedang satunya berwarna merah muda tanpa cadar tertunduk berusaha menyembunyikan wajahnya. Rudy kebingungan. Cerita ini akan di-update setiap minggunya.
All Rights Reserved
#794
islami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Me Or Your Religion
  • Andai Di Surga Ada Cinta
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Kamu Separuh Agamaku [TERBIT]
  • Love Story In Friendship [End]
  • Cinta Ikhlas
  • Because of Fate [END]
  • Doa Untukmu ✓ END
  • Sebening Syahadat
  • satu Hati Beda Agama

(FOLLOW SEBELUM MEMBACA DAN JANGAN LUPA DI VOTE) "untuk terakhir kalinya, di antara keduanya.... kamu pilih apa?" Dahi Hanah berkerut tanda tak mengerti dengan jalan pembicaraan Fathan "coba lihat bangunan di belakangmu!" sontak Hanah berbalik memandangi gereja di belakangnya "yah ini tempat ku beribadah."tak ada balasan dari Fathan hingga beberapa detik barulah ia mengerti maksud dari pertanyaan itu "beda bukan?"tanya Fathan sambil menunjuk mesjid di belakangan nya "terus, kamu mau nanya lagi, aku pilih kamu atau tuhan ku?" "bagaimana kalo sekarang aku yang nanya. Pilih aku atau tuhan mu?"lanjut Hanah. Sorot mata tajam milik Hanah seakan menghunus tepat di ulu hati Fathan Sontak lelaki di sebrang sana tertunduk. Sama sekali tak dapat menjawab pertanyaan tersebut "nggak bisa jawab bukan? Yasudah, seperti yang ku katakan sebelumnya..."ucap Hanah sembari menatap pria di sebrang sana dengan tatapan sendu Hanah menunduk lantas berucap dengan nada pelan,"lupakan perasaan itu!" Kisah ini bukan tentang cinta bertepuk sebelah tangan, bukan pula kisah cowok dingin dengan cewek blakblakan, tapi kisah cinta beda agama yang membuat keduanya mengulur waktu, seolah kenyataan akan berubah dengan hal seperti itu. Kenyataannya, pada akhirnya mereka akan tetap saling melepas Bagaimana kelanjutannya? apakah setelah saling melepas mereka akan kembali bersatu? Atau melepas akan menjadi akhir dari kisahnya? Nantikan terus kelanjutannya

More details
WpActionLinkContent Guidelines