jomblo fisabillah part 1

jomblo fisabillah part 1

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 4, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah" (Hadist Riwayat Muslim) Itulah sepenggal hadis yang selalu terngiang-ngiang di telingaku, dan menjadi wanita solehah adalah impianku. Sahabat fillah... perkenalkan namaku Fatimah, aku mahasiswa jurusan bahasa Inggris di Universitas Padjajaran, Bandung. Sedikit sharing nih, sejak kecil aku sudah dididik oleh ibu dan ayahku untuk menjadi anak yang sholeh. Mereka pun memupuk nilai-nilai agama agar aku tumbuh menjadi pribadi yang religius. Dan kini aku pun tumbuh menjadi sosok wanita yang mungkin berbeda dari remaja seusiaku. Mungkin aku hanyalah salah satu atau mungkin hanya aku dari sekian banyak remaja yang belum merasakan apa itu pacaran. Yaah... kedengerannya emang aneh banget, dijaman ini memang pacaran telah dianggap lumrah oleh sebagian masyarakat. Akhirnya banyak persepsi orang mengenai prinsipku. Tak jarang ada ibu-ibu yang mencemoohku dengan perkataan, "Mungkin gak laku, jadi gak ada cowok yang mau deket sama dia." Tak jarang pula, teman-temanku pun selalu menyinggung tentang masalah ini, "Iiih takut jadi perawan tua tau kalau gak punya-punya pacar." "Iyaaa... Padahal cantik tapi kok gak punya pacar!?" Lama-lama aku pun merasa risih dengan perkataan orang-orang mengenaiku. Imanku saat itu memang masih mudah goyah dan gampang terpengaruh perkataan orang. Akhirnya, hal itulah yang membuatku mulai berani membuka hati kepada ikhwan yang tengah mendekatiku. Saat itu aku tengah dekat dengan seorang ikhwan yang bernama Doni. Dia teman seoraganisasiku di BEM. Dalam organisasi ini, aku menjadi ketua di departemen Agama, sedangkan dirinya menjabat posisi tertinggi di organisasi ini yakni Presiden Mahasiswa. Banyak akhwat yang mengaguminya termasuk aku. Kulakukan hal ini diam-diam, termasuk ayah dan ibu pun tak mengetahuinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Ijbar [Selesai]
  • gus dosen my husband
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Surga yang Harus ku jaga
  • ADA PELANGI DI UJUNG WAKTU
  • Mas Lauhul Mahfudz ku
  • HALALKAN ATAU IKHLASKAN (TERBIT)✅
  • Kamu [SELESAI]✔

Malam ini, beberapa hari setelah aku kembali dari Arab Saudi, aku bersama ayah dan ibuku datang ke rumah salah seorang kerabat ayah untuk bersilaturrahmi di hari raya, dalih kami. Padahal, yang sebenarnya adalah kami memiliki maksud dan tujuan yang lebih utama dari bersilaturrahmi di hari raya, yakni untuk melihat gadis yang diinginkan ibu menjadi calon istriku. "Naira. Naira Salsabila nama lengkapnya. Naira ini adalah putri kandung kami." Begitu ayah gadis yang ingin kulihat itu memperkenalkan putri beliau kepadaku, dan kepada ibu dan ayahku, saat Naira, sapaan si gadis berhijab orange muda, menyajikan teh untuk kami yang sedang bertamu ke rumahnya. Naira, gadis berumur dua puluh tahun itu perlahan mulai mencuri pandanganku. Wajah putih lembut. Pipi yang merona. Tatapan matanya yang sendu. Senyum tipis yang mengunci bibir. Sikapnya yang santun. Pandangan yang senantiasa terkurung sungkan. Semua hal yang sungguh indah lagi anggun di mataku tersebut, seakan tak membiarkan hatiku untuk ragu pada niat suciku terhadapnya. Bahkan, sedikitpun keraguan tak ada bayangan akan tumbuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines