Dande(lie)-Wish

Dande(lie)-Wish

  • WpView
    Reads 795
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
Kami adalah penyihir. Wujud kami sama persis seperti kalian para manusia, bukan seperti yang tergambar di dongeng anak-anak. Kami tidak memiliki hidung runcing atau rumah jahe. Tidak ada tongkat sihir ataupun sapu, hanya ada satu kemampuan khusus dari masing-masing kami dan sisanya rahasia. Kami juga pergi ke sekolah dan mengetahui satu istilah: kalian hanyalah produsen bagi kami yang haus darah, dan kami sebagai konsumen teratasnya. Kami terlalu liar, kata kalian. Kami monster tak berhati yang hidup di antara kalian. Jadi, persiapkan dirimu kalau-kalau kami, para mage, sedang lapar dan ingin mencari mangsa. "Dasar bodoh. Aku berbuat begini karena tidak ada lagi yang memberiku kesempatan untuk berbuat baik." ーShirazuki Kanato [WARNING! Di dalam part terdapat beberapa sisipan adegan kekerasan seperti pembunuhan dan tata bahasa. Harap para pembaca bijak dalam menanggapinya, terimakasih]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • My Love For Vampire.
  • Wozry : The Green Fire Harph ✔ [REVISI]
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Lulu
  • Not A Love Potion (Revisi)
  • POM #1 The Return of the Witch [END]
  • In Another Life (Drarry)

_____ Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! PERINGATAN GARIS KERAS. INI ADALAH CERITA FIKSI PENGGEMAR DARI FANDOM COUNTRY HUMAS (CH). Buat baca cerita ini, paling tidak pembaca harus tahu apa itu Fandom Countryhumas. Kalau males tahu, pintu toilet sebelah sana⇱ Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Penulis cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita? Lumayan banyak (?) dan penulis belum bisa nyebutin satu-persatu. Tapi salah satunya ada unsur cerita "Epistrofi" (bagi yang tahu) Kalau kalian nganggap ini cerita penyimpangan... Ambil wudu deh. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 [ Not BL/BXB/HOMOSEKSUAL DAN SEBAGAINYA]

More details
WpActionLinkContent Guidelines