My Pet Is A Holy Maiden

My Pet Is A Holy Maiden

  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 9, 2017
Yamagata Tatsumi dan keluarganya bepergian ke dalam mobil saat truk liar hancur di mobil mereka. Tapi tunggu! MC belum meninggal, tapi seluruh keluarganya. Dengan semua keluarga dan kerabat yang meninggal yang meninggalkannya, satu-satunya yang tersisa di sisinya adalah cockatiel peliharaannya. Selama setahun ia tinggal sendiri dengan hewan peliharaannya, yang pernah bersamanya sejak kecil. Tapi akhirnya, hidupnya telah mencapai akhir dan meninggal dalam pelukannya. Setelah hewan peliharaannya telah meninggal, dia telah kehilangan keinginannya untuk hidup dan melewati setiap hari tanpa makna. Tapi setelah kematiannya, setiap malam dia mengimpikan seorang gadis yang peduli di sebuah ruangan batu. Menghabiskan 10 hari dan mengingat burung saat lagu sedang diputar dengan gitar akustiknya yang digunakan bersamaan. Tiba-tiba, area di sekitar tempat tidurnya mulai bersinar dan pemandangan sekelilingnya berubah. Saya masih di tempat tidur, tapi ruangan itu menjadi salah satu mimpinya dan gadis itu ada di sana. Gadis itu melihat dan kemudian melompat dan memeluknya. Gadis itu, Wanita Santa Calzedonia, tersenyum dan berkata: "Akhirnya ... akhirnya kita bertemu, tuan ... aku adalah hewan piaraanmu .... Chiiko!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cavendish (Name) - BNHA Alternative Universe
  • Aku Yang Gelap Dan Kau Yang Bersinar (Selamatkan, Aku) [Seri Peri]
  • Dunia Yang Sangat Kejam (Attack On Titan FanFic)(1)
  • Tomino No Uta
  • fussy girl ; tokitou muichirou [√]
  • When Tinkerbell meets Howl | Johnten (Ongoing)
  • Dominan Kita(On Going)
  • Haikyuu!! vers. Corpse Party II [END]
  • Unspoken Love

Bertengkar dengan dirinya sepanjang malam, berkaca di depan cermin yang menampakkan dengan jujur bentuk tubuhnya yang tegap dengan pakaian sipil, rambut perak yang di pangkas pendek dan wajah tegas tanpa riasan. Obsesi kepala keluarga tentang anak laki-laki terasa menyedihkan di mata (Name), memaksanya mengenakan celana dan membuang semua sikap feminim yang di miliki seorang gadis. Demi kehormatan keluarga yang tidak (Name) mengerti, berlatih dan terus berlatih, memalingkan wajah dari semua hak yang seharusnya ia dapatkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines