DANDELION FLAKES

DANDELION FLAKES

  • WpView
    Reads 334
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 20, 2018
Sebab, Dandelion tidak pernah bertanya perihal kemana takdir akan membawa serta putik-putiknya -KetikanTukangKetik- Kamu suka fiksi? Kamu suka naik gunung? Kamu suka puisi? Chek it out!!! Don't forget to follow before you read my story😁 This is pure from my imajination and some experience.
All Rights Reserved
#565
pendaki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SHEFAYRA
  • A true friend? || Balas Dendam?
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Kisah yang Tertunda
  • • Short Story •
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • My Teacher My Husband
  • Baazigar (Tamat)
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • My Innocent Girl 2 [Tamat]
SHEFAYRA

Mengapa tuhan mengizinkan shefayra bertemu dengan dia? Takdir! memang aku tau,tapi mengapa semesta tak membiarkanya bahagia untuk sekali saja? Mungkin memang semesta tak mengizinkan nya tertawa? Atau mungkin semesta sedang mengujinya? Shefayra aladea ya nama lengkap gadis dengan seribu prestasinya namun mengapa takdir tak memihak kepadanya? Entah aku pun belum bisa memastikanya. Lelaki yang berhasil membuat nya tertawa tanpa memikirkan duka?siapa?ya tentu aditya! Ya memang, atau mungkin, atau bisakah mereka bersama?dikala semesta belum mengizinkannya? aku tak tahu apa yang semesta rencanakan?yang pasti aku mendukungnya untuk bahagia "Tunggu lo kenapa tingalin gue," teriak gadis itu "Karna lo bukan milik guee sekarang" ucap lelaki itu dibalas tangis oleh sang gadis "Hiks hiks gue udah syaang sama lo pliss jangan pergi!" isak nya "Ga bisaa karna itu keputusan gue buat hilang dari kehidupan lo!" membuat sang gadis terus menangis histeris "Jangan gue sayang sama lo" isak nya "Maaf gue pergi dulu,semoga lo dapet yang lebih baik dari gue!" tegasnya lalu meningalkan pekarangan luas itu "Hiks hiks gue sayang lo,jangan pergi hiks" histerisnyaa "Jangan pergi hiks," tetes demi tetes air mata mengalir karna ia di tingalkan oleh seseorang yang ia sayangii Tuhan ketika gue udah sayang mengapa ia hilang batin nya. Yuu penasaran kan?langsung aja baca Enjoyy Jangan lupa vote and komen gais ii love you

More details
WpActionLinkContent Guidelines