Different ways

Different ways

  • WpView
    Reads 605
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 8, 2021
Ia harus berbicara sekarang dengan lelaki itu, yang telah menciumnya kemarin di pantai. Inaya berjalan mendekati mirza yang baru saja pulang dari rumah sakit. "Yang kemarin kamu lakukan kesaya itu karena kita terbawa perasaan, karena kita terlalu banyak minum kemarin jadi..-" "maksud kamu ciuman kemarin kita? " potong mirza sebelum inaya menjeleskan semuanya. "iya itu karena tingkat alkohol yang terlalu tinggi, dan kita terbawa oleh suananya maka dari itu... -" "kalau saya mencium kamu karena memang saya ingin? " jawab mirza membuat inaya terkejut lalu,dengan cepat inaya menyembunyikan raut muka terkejutnya itu. "kamu itu kolega saya, kamu teman saya. Tidak ada yang lebih dari itu! " perjelas inaya. "Karena yang membatasi kita itu bukan sebuah bangunan yang kokoh, tetapi hanya sebuah pintu. kamu hanya perlu membuka nya dan aku siap menunggu di depan pintu." -Mirza putra narendra
All Rights Reserved
#941
dokter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • You are my love
  • May I Love You?
  • Takdir Cinta Zia
  • CINTA TAK PERNAH SALAH (SELESAI)
  • FLAMBOYAN
  • Love Makes Crazy
  • SEMESTA
  • RUMPANG (COMPLETED)
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP

"Gue enggak tau dia suka sama lo atau enggak, lo taulah si Bima itu pemilih orangnya," "Lo tau pacar Bima?" Tanya Mimin, ia meneruskan perjalanannya menuju manara BCA di Thamri. "Tau lah, gue udah kenal dia lama," ucap Gista lagi. "Kenapa lo enggak pacaran sama dia aja," Mimin memarkir mobilnya di basement. "Ya enggaklah, gue enggak mau ngancurin persahabatan gue sama dia. Bima itu orangnya cepat bosenan, pacarannya sebulan doang, ada yang baru dua minggu, paling lama tiga bulan. Lebih baik kayak gini, dibawa asyik aja," ucap Gista. Mimin lalu mematikan mesin mobilnya, ia melirik Gista. "Lo udah kenal dia lama?" Tanya Mimin penasaran. "Udahlah," "Setau gue nih Gis, kalau cowok bersahabat dengan cewek itu berdasarkan ketertarikan. Sedangkan cewek bersahabat dengan cowok itu berdasarkan kenyamanan," "Persahabatan antara lo sama Bima itu bullshits tau enggak sih !. Enggak ada yang murni benar-benar ada sahabat seperti itu. Lo nyaman sama dia bertahun-tahun, tanpa memiliki romansa itu bohong. Gue yakin, dia alasan lo enggak pacaran," ucap Mimin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines