PUISI UNTUK BUNDA

PUISI UNTUK BUNDA

  • WpView
    Reads 114,318
  • WpVote
    Votes 6,040
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Aku hidup bersama Ayah dari aku masih bayi merah hingga saat ini Jika kalian bertanya, memang dimana Bundamu? Apa sudah meninggal? Maka dengan tegas kukatakan, "Bundaku masih hidup. Beliau amat sangat cantik dan tentu saja sangat sehat tidak kurang satu apapun." Kalian pasti tau bagaimana rasanya mendapat perhatian dari Ibunda kalian? Rasanya memeluk orang yang melahirkan kalian? Pasti senang dan bahagia sekali, bukan? Tapi tidak bagiku Bukan karena aku tidak senang, tapi aku tidak tau rasanya Jangankan memeluk Bunda, sekedar mengharapkan panggilan sayang dari suara lembutnya saja aku seperti punuk merindukan bulan Aku tidak tau pasti bagaimana Bunda? Tapi yang aku tau dari cerita Ayah, Bunda adalah orang yang baik, cantik, ramah, perhatian dan dia sayang sama aku. Tapi bagiku, segala hal tentang Bunda yang Ayah ceritakan, seolah tak pernah cukup Aku ingin lebih dari sekedar tau dari cerita Ayah Aku tak mengerti apa yang terjadi diantara mereka? Dan aku tak peduli alasannya Keinginanku sederhana Aku ingin disapa Bunda dengan lembut. Aku ingin dipeluk Bunda dengan hangat. Hanya itu. Tapi jika aku boleh berharap lebih Aku ingin tinggal bersama mereka dan merasakan hangatnya sebuah keluarga utuh layaknya teman-temanku yang lain. Tapi apakah harapanku bisa menjadi kenyataan? Atau hanya sebuah harapan yang suatu saat bisa terbang lalu kemudian hilang? (Nattaya Hemakshi Adhyastha)
All Rights Reserved
#575
flora
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Our Juvenile : MANGUN KARSA
  • Five wishes! [SM Family]
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Say You Love Me Too
  • Umbrella Life [END]
  • MFS ✓
  • KELUARGA FATAMORGANA (SLOW UPDATE)
  • Perihal Sandwich(End)

"....Amerta berarti abadi, sama seperti takdir tuhan untuk Renjun" "Pa? Renjun mau makan malem bareng papa lagi boleh?" Menceritakan kepahitan hidup yang ditakdirkan pada Huang Renjun, putra haram dari sang ayah membuat Renjun harus merasakan pahitnya hidup. Ketika orang-orang di lingkungan sekolahnya iri dengan kemewahan yang mereka lihat dari seorang Renjun, Renjun malah meng-irikan sebuah keluarga harmonis seperti sahabatnya. Dan lagi, Renjun harus menyiapkan hatinya dan mulai menentang takdir dengan mencintai seorang gadis muslim berkebutuhan khusus. Asmara, keluarga, persahabatan, keadilan, semuanya berbaur menjadi satu menciptakan sebuah cerita abadi. "Renjun itu sempurna untuk menjadi seorang anak, tapi Tuhan menempatkan Renjun di keluarga yang salah" -Haechan "Jika kamu lelah, maka kamu harus bertemu dengan Renjun karna dia akan mengajarimu apa lelah yang sebenarnya" - Jaemin "Renjun? Dia punya sejuta kesempurnaan namun di pandang menjadi beban" -Jeno "Renjun melawan semesta dengan mencintai gadis muslim seperti Sia" -Jisung "Dia pembenci banyak uang haha" -Chenle "............." -Sia "Siwoo gua suka sama lo" -Nara A story by @filiananur_

More details
WpActionLinkContent Guidelines