sebab
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 7, 2017
Siapa bilang menunggu itu membosankan? buktinya kini aku masih saja bertahan. Siapa bilang menunggu itu menyebalkan? buktinya saja aku masih sanggup melakukannya. Siapa bilang menunggu itu kebodohan? buktinya aku masih saja melakukan rutinitasku walaupun sedikit terganggu. Sebenarnya ada rahasia penting yang ingin aku katakan, tapi sudahlah mungkin tak terlalu penting bagi lelaki sibuk sepertimu. kamu tau? hubungan ini bukanlah hubungan yang dibentuk dari anak-anak usia remaja, kita sudah ada ditahap dewasa, aku membenci untuk pencarian kembali, itulah sebabnya aku lebih memperbaiki bukan malah menganti. Aku paham arti dari kesibukan, aku pada pekerjaanku mendidik dan kamu pada pekerjaanmu mempertahankan negara. Jarak dan waktu kini telah menjadi pembentuk kedewasaan kita. Lalu apa yang seharusnya kita takutkan? lelaki lain atau perempuan lain? aku tak sebodoh itu. Meninggalkan kamu yang menemaniku menaiki anak-anak tangga bersama.Tidak akan. Aku percaya kamu yang disana, dengan aku mendengar suara bassmu saja sudah teramat cukup, melihat wajahmu dari via handphone saja sudah teramat cukup. Cepat pulang, aku menunggumu, taklukan semua hingga nanti kita dapat bersama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Save and Protect
  • Misunderstand
  • flashback~
  • You are in my past and my future [END]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • The Wait is Over
  • Eliinaa
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]

"Maafkan aku Kak, Aku tidak bisa menyelamatkan kalian" "Jika aku bisa memutar kembali waktu, aku akan melindungi kalian dengan nyawa ini" "Aku sayang kalian" Musuh telah menghancurkan semuanya. Merenggut dan memusnahkan orang yang dia sayangi. Disaat keputus asaan memeluk dan membawanya ke kegelapan abadi, secercah harapan datang tak terduga. "..... bagaimana jika aku mengirimmu ke masa lalu? Kau bisa menghentikan semua hal buruk yang akan terjadi" "Tapi ada syaratnya" "Aku akan melakukannya........ aku ingin mengubah takdir mereka!" "Baiklah, kau yang akan menanggungnya" Fanart di cover bukan milik Author Warn~ cerita ini agak angst jadi mohon sediakan tisu sendiri Hati Readers sakit dan nangis? harap ditanggung sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines