Story cover for unpredictable love by rebeccahananiah
unpredictable love
  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Dec 05, 2017
Mature
Hubungan persahabatan Fidelia dan Farel awalnya berjalan layaknya seperti seorang sahabat, tanpa mereka sadari ternyata ada perasaan untuk saling memiliki diantara keduanya.. Semenjak Fidelia mulai di dekati cowok famous dan tampan di sekolah, Farel mulai cemburu dan iri kepada cowok famous tersebut. Mau tau kelanjutan ceritanya? Mari baca kisah 'unpredictable love' antara ke 2 sahabat ini. Semoga kalian menyukainya yaaa~
Creative Commons (CC) Attribution
Sign up to add unpredictable love to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Namanya Intan (TAMAT) by PakBin23
30 parts Complete
​Rahman telah menemukan kedamaian, dan nama kedamaian itu adalah Intan. Ia adalah jangkar yang menahan Rahman dari masa lalu gelapnya. Perjuangan Rahman untuk mendapatkan Intan sangat luar biasa, karena Rahman selalu terlihat grogi dan mati kutu ketika harus berhadapan dengan Intan. Meski begitu, Rahman tetap menjalani hari dengan kedamaian. Namun, kedamaian itu berumur pendek. ​Sosok misterius-dibantu oleh seorang penguasa underground sekolah, Bobby-muncul membawa sebuah dendam yang sekaligus mengancam keselamatan Ibu Rahman. ​Terpojok dan tidak berdaya, Rahman dipaksa membuat pilihan paling kejam: Memasang topeng pengkhianat dan menghancurkan hati Intan. Ia harus mengucapkan kata-kata perpisahan yang dingin, menjauhkan Intan dari bahaya, meskipun itu berarti kehilangan satu-satunya sumber cahayanya. ​"Aku sudah bosan! Kamu terlalu baik! Aku tidak suka! ​Kini, ia hidup dalam kesendirian, dibenci oleh orang yang paling ia cintai. ​Namun, permainan itu meningkat drastis ketika Intan diculik. ​Rahman harus berpacu dengan waktu menuju gedung tua yang sunyi, siap bertarung sendirian. Tetapi, kejutan pahit menantinya: Pertarungan ini tidak hanya melawannya Bobby, tetapi juga melawan orang-orang yang ia lihat setiap hari. ​Siapakah wajah-wajah yang berbalik menusuknya? ​Dipaksa bertarung di tengah pengkhianatan yang tak terbayangkan dan dibantu oleh sahabat-sahabat yang ternyata menyimpan rahasia besar, Rahman harus berjuang demi membebaskan Intan. ​Mampukah cinta mereka bertahan dari pengkhianatan yang dipaksakan? Dan mungkinkah ancaman Bobby tentang Ibunya bukan sekadar gertakan, melainkan kunci dari konspirasi yang jauh lebih besar? ​Temukan jawabannya di setiap halaman, sebelum rahasia itu menghancurkan segalanya. (Lanjutan cerita ini akan di upload setiap hari sepulang kerja 😅🤣 sekitar Ba'da Ashar, jangan sampai ketinggalan)
You may also like
Slide 1 of 10
Sepasang Sepatu #End cover
MASA-MASA SAAT SMA cover
Jejak Perasaan di Ujung Kenyataan cover
Kisah Berakhir Rasa  cover
Pensil Pendek cover
Resonansi cover
Namanya Intan (TAMAT) cover
Thank You Still Remember Me cover
CRAZY LOVE FOR YOU. cover
TEMEN RASA PACAR cover

Sepasang Sepatu #End

62 parts Complete

Cinta yang timbul di tengah sebuah persahabatan memang rumit dan tidak diharapkan kedatangannya. Tapi apakah kita bisa mengontrol hadirnya rasa itu? Mungkin malah kita tidak menyadari rasa itu muncul di hati kita. Itulah yang terjadi pada Geo dan Ana. Dua sahabat yang sudah bersama sejak kecil. Mereka layaknya dua perangko yang saling menempel, susah dilepaskan. Kira kira begitulah yang orang bilang. Tapi siapa sangka, seseorang dari masa lalu Geo mampu memisahkan keduanya. Ditambah lagi kedatangan orang baru yang memperumit keadaan. Bersamaan dengan itu, keduanya menyadari ada rasa lain di hati mereka. Rasa yang lebih dari sahabat. Namun keadaan memaksa mereka menolak rasa itu. Membesarkan ego dan membuat semuanya semakin kacau. Akankah kekacauan yang mereka buat dapat terselesaikan? apakah mereka akan berakhir sebagai sepasang kekasih? ataukah tetap sebagai sahabat? Atau malah sebagai dua orang asing yang seakan tidak pernah saling kenal? ⛸️⛸️⛸️ "Kita itu layaknya sepasang sepatu, selalu bersama namun tak akan pernah bisa bersatu." -Rehana Davira Sevio-