Visit Beautiful Places. Alone

Visit Beautiful Places. Alone

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 5, 2017
Berbeda dari kebayakan remaja yang ingin pergi ke USA karena artis hollywood yang terkenalnya, aku justru ingin pergi ke Alaska dan mengaksikan gletser yang sangat menakjubkan. Sendirian. Ah. Memang itu tidak mungkin terjadi kepadaku. Lihat saja aku sekarang. Anak perempuan berusia 14 tahun dengan otak yang tidak terlalu pintar, wajah yang biasa-biasa saja, dan terlahir di keluarga yang biasa-biasa saja. Semuanya biasa dan normal. Hanya dua harapanku. Tuhan dan masa depanku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMBUAT HAREM [ ON GOING ]
  • kenzi laska Abraham
  • My ice girl
  • BECAME ANTAGONIST
  • kiara's dream
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • 30 Days and Dare [Chanbaek-END]
  • Insecure [REVISI]

[ JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW TERLEBIH DAHULU, SEBELUM MEMBACA YA! ] Kalau bisa semuanya, kenapa harus memilih? Begitulah yang selalu ditanamkan dalam pikiran seorang Intan. Salah satu murid sekolah menengah atas, namun berhasil menarik perhatian dunia. Intan adalah artis yang disukai banyak orang melalui perannya, itu kenapa dia selalu menerima banyak lelaki yang ingin menjadikannya kekasih. Terkenal di usia muda karena kepandaian akting dan juga pandai merayu serta memiliki banyak lelaki, Intan sering dikatakan Playgirl oleh banyak orang yang mengenalnya. Lebih gilanya lagi, ketika ia meninggal dan memasuki sebuah novel pun tabiatnya tidak berubah. Prinsipnya tetap saja sama. "Gue nggak cukup satu, jadi semuanya aja gue embat." - Intan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines