Story cover for MINDER by yoktariani79
MINDER
  • WpView
    Reads 1,055
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1,055
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 06, 2017
minder itu rasanya nggak enak,campur aduk deh kadang senang kadang sedih dan kadang kecewa,&minder juga bisa bikin baper.

Minder bukan hanya sekedar ungkapan namun minder adalah sebuah rasa dari sekian banyak perlakuan.

Minder adalah situasi di mana kita merasa bahwa kita tak pantas untuk berada di antara mereka,mereka yang serba memiliki segalanya.

Ini kisah tentang kehidupan seorang gadis yang awalnya sangat ceria namun berubah menjadi pendiam karna sesuatu yang telah terjadi padanya. 

#MINDER
IG;@yenioktariani01
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add MINDER to your library and receive updates
or
#15muhammad
Content Guidelines
You may also like
FIANCÈES | COMPLETED✅ by pinkubloem
48 parts Complete Mature
PRIVATE ACAK! FOLLOW DULU SEBELUM BACA! Rank : #1 on Cintasegitiga (26/01/21) #1 on Pertunangan (08/09/21) #7 on Persingkuhan (08/09/21) #9 on Bahasa (08/09/21) #11 on Hurt (08/09/21) Bagaimana seorang pria bisa bertunangan dengan dua orang wanita? Itu lah yang terjadi dalam kisah percintaan antara Putri Aphrodita dengan Sadewa Dirgantara. Bagi Dita, Dewa adalah cinta pertama dan terakhirnya. Namun bagi Dewa, Dita tak lebih dari seorang wanita murahan yang selalu mengejar cintanya. Dita hanya tidak pernah menyangka jika Dewa yang menerima perjodohan dengannya atas permintaan ayahnya, juga menerima perjodohan dengan Clarissa atas permintaan ibunya. **** "Dewa ... kamu ...." Kalimat Dita terhenti saat ia melihat Dewa tengah menggenggam tangan Clarissa. Tentu saja hati Dita sakit karena merasa dikhianati oleh Dewa. "Apa?" Dewa bertanya seolah tidak ada masalah yang terjadi. "Kenapa ... kenapa kamu genggam tangan dia?" Mata Dita berkaca-kaca, menatap nanar tangan Dewa dan Clarissa yang kini saling bertautan. "Kamu harus mulai terbiasa, Aphrodita." Clarissa tersenyum saat Dewa mengecup punggung tangannya. "Kalo gue bisa nerima perjodohan sama lo karena permintaan ayah, kenapa gue enggak bisa nerima perjodohan sama Clarissa karena permintaan bunda?" Dewa tersenyum miring. "Maksud kamu?" Dita menahan tangisannya hingga suaranya terdengar bergetar di telinga Dewa. "Mulai sekarang, lo harus terbiasa." Senyum Dewa kian melebar saat wajah Dita terlihat semakin sendu. "Sebentar lagi, lo bakalan punya temen. Lo harusnya seneng karena lo enggak sendirian lagi jadi tunangan gue." **** HAI, CERITA INI TERDIRI DARI 2 PART. 1 PART FLASHBACK DAN 1 PART MASA SEKARANG. JADI, HARAP BERSABAR YA, BACANYA. HOPE YOU LIKE IT❤️
You may also like
Slide 1 of 10
GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT) cover
AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)  cover
Ce&Na cover
My possesive boyfriend cover
FIANCÈES | COMPLETED✅ cover
AZKIA [END] cover
Salah Tapi Enak [GXG] cover
Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat ) cover
Our Story (END) cover
RASA cover

GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)

24 parts Complete

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.