Story cover for 3 JANUARI by Lilithuriel
3 JANUARI
  • WpView
    Leituras 23,783
  • WpVote
    Votos 645
  • WpPart
    Capítulos 100
  • WpView
    Leituras 23,783
  • WpVote
    Votos 645
  • WpPart
    Capítulos 100
Concluída, Primeira publicação em dez 06, 2017
Andai mata dapat bertutur, berapa kali kita telah berbincang? 
[Kumpulan tulisan pendek yang saya bikin sendiri, kebanyakan isinya mungkin sulit dimengerti. Jangan lupa buka KBBI kalau ada kata yang dirasa asing.
Siapkan waktu dan secangkir minuman. Ibaratnya ini corat-coret, tapi bukan dalam bentuk gambar. Kritik, saran, pesan, dan kesan sangat diterima!]
Todos os Direitos Reservados
Índice
Inscreva-se para adicionar 3 JANUARI à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#232keseharian
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Ayo menepi dulu, sebentar saja., de awmawindh
6 capítulos Em andamento
[HIATUS] Indira tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan tubuh yang lemah. Tapi hari-harinya kini dipenuhi detak mesin, jarum-jarum tajam, dan dinding rumah sakit yang dingin. Tubuhnya tidak pernah benar-benar sembuh, tapi pikirannya terus mencoba kuat. Karena di sisi lain, ada Ella. Seseorang yang selalu ada di sana, dengan sabar, lembut, dan tak pernah menyerah. Ella yang datang dengan susu kotak saat dunia rasanya hambar, yang menemani sesi cuci darah meski hanya bisa duduk diam sambil menggenggam ujung jaket Indira. Namun semakin hari, semakin terasa: ada batas yang tak bisa lagi mereka pura-pura tak lihat. Indira mulai menjauh, bukan karena tidak cinta, tapi karena takut cinta itu perlahan berubah jadi beban. Ia merasa tak lagi layak untuk dicintai, apalagi saat tubuhnya sendiri terkadang tak sanggup berdiri lebih lama dari lima belas menit. Sementara Ella terus bertanya; mengapa kak Indira menarik diri? Apa salah jika ia ingin tetap di samping seseorang yang ia pilih untuk ia perjuangkan? Di antara rasa sayang dan amarah yang terpendam, keduanya mulai kehilangan arah. Mereka tak pernah bertengkar, tapi diam-diam saling menyimpan luka. Sampai pada akhirnya, sebuah sore yang sunyi di stasiun kecil menjadi saksi bahwa: keduanya duduk berdampingan, tanpa banyak kata. Hanya ada satu kalimat dari Ella, pelan namun penuh makna, "Ayo menepi dulu, sebentar saja." Bukan untuk pergi, bukan untuk berakhir. Tapi untuk istirahat dari semua hal yang memaksa mereka menjadi kuat setiap waktu. Namun yang tidak mereka tahu adalah... kadang, yang kita anggap hanya sebentar bisa jadi jeda terakhir sebelum semuanya berubah. "Aku ngerasa kayak mayat hidup, El..." "Ada aku, Ada Ella... Semuanya akan baik-baik aja, kak. Trust me..." Start ; Fri, May 16, 2025 End ; - By. awmawindh |; Seraphine.daine
Obstacles eternal love || Fresha (End), de Meygo_913
25 capítulos Concluída
Rintangan sepasang pasangan menuju cinta abadinya dari masalah kecil ke masalah besar mereka melewatinya dengan selalu bersama ada kekecewaan ada kerinduan dan ada keromantisan itu lah mereka, menjadi pasangan abadi itu tidak mudah butuh waktu dan proses yang harus mereka jalani, jadi janganlah kamu berputus asa jika kamu benar benar mencintai nya maka buktikan pada dunia kalau dia milik mu dan akan selalu begitu Kisah ini kayak itu lah ya kayak gak ngerti asal aja buat cerita karna pengen nyoba aja, kadang nyambung kadang gak nyambung, buat nya juga pakai mood soalnya Nama Author :𝘮ey𝘨𝘰 𝘶𝘴𝘪𝘢 𝘢𝘶𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 𝘨𝘶𝘴𝘺 𝘥𝘢𝘯 𝘩𝘰𝘣𝘪 𝘢𝘶𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘢𝘥𝘦𝘨𝘢𝘯 18+ (𝘣𝘦𝘳𝘤𝘢𝘯𝘥𝘢) 𝘩𝘰𝘣𝘪 𝘢𝘶𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘫𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪𝘢𝘯 𝘩𝘦𝘩𝘦 🗣️oshinya siapa thorr Me:𝘧𝘳𝘦𝘴𝘩𝘢 𝘨𝘶𝘴𝘺 ( 𝘧𝘳𝘦𝘺𝘢 𝘔𝘢𝘳𝘴𝘩𝘢) 🗣️ Dari kapan suka jkt sama baca wp? 𝘔𝘦: 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘫𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘸𝘢𝘭 2023 𝘨𝘶𝘴𝘺 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘸𝘢𝘵𝘵𝘱𝘢𝘥 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳 2023 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘣𝘶𝘭𝘢𝘯 𝘋𝘦𝘴𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳 𝘨𝘶𝘴𝘺 Oke gitu aja kita berkenalan ya Star:23 Juli Final:28 Oktober endddd Babay babay wkwkwkkw
Talvez você também goste
Slide 1 of 6
Ayo menepi dulu, sebentar saja. cover
Kisah Nyata Dalam Mimpi cover
Perihku Ditinggalkan cover
All The Things That Your Heart Never Heard cover
Tepian Semu || Lilynn✅ cover
Obstacles eternal love || Fresha (End) cover

Ayo menepi dulu, sebentar saja.

6 capítulos Em andamento

[HIATUS] Indira tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan tubuh yang lemah. Tapi hari-harinya kini dipenuhi detak mesin, jarum-jarum tajam, dan dinding rumah sakit yang dingin. Tubuhnya tidak pernah benar-benar sembuh, tapi pikirannya terus mencoba kuat. Karena di sisi lain, ada Ella. Seseorang yang selalu ada di sana, dengan sabar, lembut, dan tak pernah menyerah. Ella yang datang dengan susu kotak saat dunia rasanya hambar, yang menemani sesi cuci darah meski hanya bisa duduk diam sambil menggenggam ujung jaket Indira. Namun semakin hari, semakin terasa: ada batas yang tak bisa lagi mereka pura-pura tak lihat. Indira mulai menjauh, bukan karena tidak cinta, tapi karena takut cinta itu perlahan berubah jadi beban. Ia merasa tak lagi layak untuk dicintai, apalagi saat tubuhnya sendiri terkadang tak sanggup berdiri lebih lama dari lima belas menit. Sementara Ella terus bertanya; mengapa kak Indira menarik diri? Apa salah jika ia ingin tetap di samping seseorang yang ia pilih untuk ia perjuangkan? Di antara rasa sayang dan amarah yang terpendam, keduanya mulai kehilangan arah. Mereka tak pernah bertengkar, tapi diam-diam saling menyimpan luka. Sampai pada akhirnya, sebuah sore yang sunyi di stasiun kecil menjadi saksi bahwa: keduanya duduk berdampingan, tanpa banyak kata. Hanya ada satu kalimat dari Ella, pelan namun penuh makna, "Ayo menepi dulu, sebentar saja." Bukan untuk pergi, bukan untuk berakhir. Tapi untuk istirahat dari semua hal yang memaksa mereka menjadi kuat setiap waktu. Namun yang tidak mereka tahu adalah... kadang, yang kita anggap hanya sebentar bisa jadi jeda terakhir sebelum semuanya berubah. "Aku ngerasa kayak mayat hidup, El..." "Ada aku, Ada Ella... Semuanya akan baik-baik aja, kak. Trust me..." Start ; Fri, May 16, 2025 End ; - By. awmawindh |; Seraphine.daine