3 JANUARI

3 JANUARI

  • WpView
    Reads 23,930
  • WpVote
    Votes 645
  • WpPart
    Parts 100
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 12, 2018
Andai mata dapat bertutur, berapa kali kita telah berbincang? [Kumpulan tulisan pendek yang saya bikin sendiri, kebanyakan isinya mungkin sulit dimengerti. Jangan lupa buka KBBI kalau ada kata yang dirasa asing. Siapkan waktu dan secangkir minuman. Ibaratnya ini corat-coret, tapi bukan dalam bentuk gambar. Kritik, saran, pesan, dan kesan sangat diterima!]
All Rights Reserved
#35
bukuharian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Hanya Saja
  • Menanti dalam istiqomah
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • En Rêve [COMPLETE]
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines