Our Last Coffee

Our Last Coffee

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 13, 2018
Aku menuliskan kisah lampau ini, bukan karena aku tidak mampu mengikhlaskanmu, melainkan aku ingin mengenang, semua tentang kita yang dulu. Dari Aku, yang rindu. Untuk kamu, yang aku yakini kamu akan kembali lagi, kelak.
All Rights Reserved
#143
duka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alena Story (END)
  • Bertumpu
  • Dear Angga✔
  • Misunderstand
  • Hiraeth.
  • secretary and ceo fierce
  • Dosen Resee!!!
  • Crushing on you again
  • Meeting First Love

" gue mundur by, gue mundur perjuangin lu. gue nyerah untuk masuk labirin hati lo. gue sadar by, gue bukan orang yang selama ini lu harapin dtg di kehidupan lu, makasi by lu ngajarin gue banyak hal. gue tau sekarang titik puncak mencintai itu bukan memiliki tapi mengikhlaskan. dan skrg gue udah di fase tertinggi mencintai lu by. gue mundur by, gue nyerah jaga diri baik-baik yaa. Thank you by. " ucap alenaa dengan menahan untuk tidak menangis di hadapan orang yang sangat amat dia cintai alena pun meninggalkan aby dan tiba-tibaa BRUKKKKKKK "ALENA!!!!!" teriak aby

More details
WpActionLinkContent Guidelines