Senja dan Mentari

Senja dan Mentari

  • WpView
    Reads 151,774
  • WpVote
    Mga Boto 10,123
  • WpPart
    Mga Parte 69
WpMetadataReadKumpleto Thu, Jul 25, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
HighestRank: #219 in teenfiction Fabian Putra Anggaraksa, no badboy tipical. Cuma anak kesayangan Bunda yang gemar memasak, suka dengan senja dan kolektor Doraemon stuff. Hidup Fabian terlampau biasa: anak basket yang dikelilingi banyak cewek. Tapi, itu sebelum bertemu Keyla Adhira Wibisono. Karena dengan Keyla, Fabian tidak dipuja, tetapi dihujat. Keyla, perempuan ketus nan ajaib. Orang yang pertama tertawa ketika Fabian menderita. Namun, saat Keyla yang seperti galak-galak-macan menangis, perasaan Fabian mulai aneh dan tak tenang. Semakin lama, seolah hubungan keduanya benar benar seperti kupu-kupu, selalu bermetamorfosis. Tidak selalu metamorfosis indah. Buktinya dapat memicu tangis dan kecewa. Memporak-porandakan hati untuk saling menyakiti. Pergi dan datang bersama luka. Membuka memori pembawa masa lalu. Akankah mereka kuat bertahan pada takdir yang gemar mempermainkannya? Atau justru menyerah pada semesta? •••••••••••••••••••••••••••••••••••• WARNING!! Jangan ada plagiat di antara kita. •••••••••••••••••••••••••••••••••••• SENJA DAN MENTARI © 2017 By charizmaand
All Rights Reserved
#415
indonesiamembaca
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • CLASS F
  • Bendahara Vs Bad Boy [Terbit]
  • Keyzila
  • SEWINDU
  • Possessive Badboy [END]
  • BEDA DUNIA
  • My Lovely Maid
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman