DEAREST
  • WpView
    Reads 7,411
  • WpVote
    Votes 842
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 22, 2018
Novel romance, sequel 'kamu masa lalu juga masa depanku' Kamu adalah cintaku, segalanya bagiku. Tanpamu rasanya aku tak bernapas. Jantungku rasanya seakan enggan berdetak. Jika saja aku bisa mengubah takdir, jika saja Genta Mahardika bukanlah Wijaya, kamu tak akan pernah jadi terlarang untukku Azalea, namun sayangnya cinta kita tak mungkin bersatu. Sungguh bukan hanya kamu, aku pun merasa terjebak dalam cinta terlarang ini.
All Rights Reserved
#688
tears
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HATRED [On Going]
  • Don't call it love!
  • Red String
  • After We Got Married
  • BERBEDA?
  • After Djingga (Completed)
  • Jingga dan Peluknya | Kim Taehyung FF
  • Call It What You Want (END)
  • Senja Dan Jingga
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]

[Sebagian part di privat. Harap follow dulu kalau mau baca.] Benci? Membenci? Kebencian? Entah ada apa dengan diriku, membenci gadis tak bersalah karena alasan masa lalu. bahkan, masalalu yang tak ada sangkut pautnya dengan dia. Perkataan dan perlakuanku padanya mampu membuat gadis itu jatuh terperosok kedalam luka. Namun, Seiring berjalannya waktu, perilaku kasar dan rasa benci padanya, berubah menjadi rasa ingin selalu melindunginya. Tapi, ketika masa lalu tengah kembali, keegoisan selalu memegang kendali atas kerja otakku. Sehingga membuat rasa peduli dan perasaan aneh ini... lenyap begitu saja. Lantas, siapa yang merasa tersakiti disini? Almira? Tentu saja! -Haruno Altair Wijaya Airmata? Rasa sakit? Kecewa? Sudah sangat biasa bagiku. Terjebak didalam rumah mewah bagai istana, bak neraka dunia bagiku. Aku gadis bodoh, yang menjadi pihak yang selalu disalahkan. Gadis bodoh, yang mencintai orang yang membenciku. Gadis bodoh, yang masih bertahan karena alasan cinta? Tapi, cinta tidak akan menyakiti sejauh ini, bukan? Lantas, jika ini ujian, maka aku tak akan pernah lari, walau aku mampu sekalipun. -Almira Pradita Parasayu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines