Love ex

Love ex

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 12, 2018
Hal tersulit untuk seorang syasa adalah melupakan sang mantan. Bagaimana bisa melupakan jika memutuskan tanpa alasan. Menurutnya mencintai mantan tak ada salahnya, toh dia dan mantan masih belum punya pasangan. Di tambah lagi, sekarang ia dan mantan satu sekolah. Jadi masih ada peluang untuk kembali mengenang dan menyayang. Mungkin menurut sebagian orang, mantan tak perlu di kenang, karna mantan terlalu menggores kenangan. Tapi tidak untuk nya, sang mantan lebih baik di kenang dari pada di lupakan, karna sang mantan juga pernah menggores harapan. Lalu apakah syasa akan kembali ke mantan?... Atau bahkan ia hanya akan menjadi sebuah kenanganyang mungkin sudah terlupakan?... Hanya mantan yang bisa menjawab... *** "Meskipun kau sudah menjadi mantan, aku masih mencintaimu. Tapi apalah dayaku jika kau tak lagi milikku."
All Rights Reserved
#168
balikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Hello You (TAMAT)
  • AKHIR PERJALANAN CINTA AVIANA
  • MANTAN [Sudah Terbit]
  • Stay With Me
  • Ex or New? [REVISI]
  • HARUSKAH KU PERGI

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines