Love ex

Love ex

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 12, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Hal tersulit untuk seorang syasa adalah melupakan sang mantan. Bagaimana bisa melupakan jika memutuskan tanpa alasan. Menurutnya mencintai mantan tak ada salahnya, toh dia dan mantan masih belum punya pasangan. Di tambah lagi, sekarang ia dan mantan satu sekolah. Jadi masih ada peluang untuk kembali mengenang dan menyayang. Mungkin menurut sebagian orang, mantan tak perlu di kenang, karna mantan terlalu menggores kenangan. Tapi tidak untuk nya, sang mantan lebih baik di kenang dari pada di lupakan, karna sang mantan juga pernah menggores harapan. Lalu apakah syasa akan kembali ke mantan?... Atau bahkan ia hanya akan menjadi sebuah kenanganyang mungkin sudah terlupakan?... Hanya mantan yang bisa menjawab... *** "Meskipun kau sudah menjadi mantan, aku masih mencintaimu. Tapi apalah dayaku jika kau tak lagi milikku."
All Rights Reserved
#45
separation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Stay With Me
  • Nuginara [END]
  • BAPER [COMPLETED]
  • Belum Siap
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Hi Mantan
  • HARUSKAH KU PERGI
  • Lelaki Pilihan (Selesai)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines