Story cover for Puisi by PrasetyaSukmawijaya
Puisi
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Dec 06, 2017
Tentang, seseorang yang sedang mencari belahan jiwanya. Dalam harapan di pagi hari berseru dengan embun. Bagaikan matahari yang tak prrnah bertemu dengan bulan. ia menjaga jarak agar tidak saling menyakitkan.
Bahwa, ia selalu bergulat dengan kesepian yang menekan setiap hari, menahan jambuk terkoyah oleh sepi.
All Rights Reserved
Sign up to add Puisi to your library and receive updates
or
#330ceritasingkat
Content Guidelines
You may also like
Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata) by DeviMariaSimarmata
61 parts Complete
Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku by D_Prayogo
5 parts Complete
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
Laut menyimpan rahasia ibu by bluesharkduduu
15 parts Ongoing
Setiap ombak menyimpan bisikan. Setiap kedalaman menyembunyikan kebenaran. Apa yang akan kamu lakukan jika kematian ibumu ternyata bukan kecelakaan seperti yang semua orang katakan? Tiga tahun setelah ibunya ditemukan tewas di dasar laut, Aluna Coraline masih dihantui mimpi yang sama: gelombang biru pekat, teriakan tertahan, dan cahaya yang perlahan menghilang di kegelapan. Ketika secara tidak sengaja menemukan jurnal rahasia ibunya dengan halaman terakhir yang tercabik, Aluna tahu dia harus kembali ke tempat semuanya bermula. Di desa nelayan yang indah namun menyimpan banyak rahasia, Aluna bertemu Marino Samudra, pemuda misterius yang mengaku sebagai asisten terakhir ibunya. Tatapannya menyimpan sesuatu antara ketertarikan dan kekhawatiran. "Ada hal-hal yang lebih baik tetap berada di dasar laut," bisiknya suatu malam. Namun bagaimana jika jawaban yang Aluna cari justru ada dalam diri orang-orang terdekatnya? Ayahnya, Sena Bimantara, selalu menghindari pertanyaan tentang malam naas itu. Marino tampak tahu lebih banyak dari yang ia katakan. Dan mengapa penduduk desa selalu berbisik ketika Aluna lewat? Saat Aluna semakin mendekat pada jejak terakhir ibunya, bahaya mulai mengintai. Peringatan muncul di pintunya. Kamarnya dibobol. Seseorang mengawasinya dari kejauhan. "Berhentilah mencari, atau kau akan bernasib sama dengan ibumu." Tapi Aluna tidak takut tenggelam demi menemukan kebenaran. Rahasia apa yang tersimpan di dasar laut itu? Akankah cinta yang mulai tumbuh antara Aluna dan Marino bertahan saat rahasia terungkap? Dan siapa sebenarnya yang takut jika kebenaran mencapai permukaan? PENASARAN KANN?? makanya baca 🤭 kalo suka jangan lupaa VOTEE guyss, akk update seminggu 2 kalii, insyaallah
You may also like
Slide 1 of 8
Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata) cover
Ambigu cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover
Laut menyimpan rahasia ibu cover
Mentarinya Sang Rembulan (Tamat) cover
Sedalam Samudera  cover
BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End) cover
Hikayat : Tetes Embun Jatuh di atas Sajadah (Book) cover

Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)

61 parts Complete

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017