Captivated

Captivated

  • WpView
    LECTURES 28,692
  • WpVote
    Votes 681
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., oct. 4, 2016
Kate marah luar biasa ketika ibunya tiba-tiba mengatakan bahwa dia akan menikah lagi. Tidak hanya itu, pernikahan dadakan tersebut akan dilaksanakan bulan depan! Sayangnya, tidak ada yang bisa Kate lakukan untuk mencegah pernikahan itu tanpa membuat ibunya sedih. Tapi apa yang harus Kate lakukan ketika anak dari ayah barunya adalah cowok yang paling dihindarinya di muka bumi?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Hottest Daddy [Hottest Series#3]
  • Married With Enemy [End]
  • Unplanned Pregnancy
  • HAVING HIS BABY
  • The Heir And His Baby ✅ (Proses Terbit)
  • Tanpa Keraguan (END)
  • Tessa
  • Amaranth (ON GOING)
  • BUKAN SALAH DI JODOHKAN

[ SELESAI • Mature Romance 21+ ] *** "Oke," Dia menarik napas panjang. Wajahnya memerah ketika aku mengutarakan apa yang terjadi padaku. "Jadi, mau kamu apa?" Sekarang, aku mengenyit bingung mendengar pertanyaannya yang terkesan aneh. Memangnya apa yang aku mau selain dia menikahiku sebagai rasa tanggung jawabnya sebagai seorang cowok? Kemudian dia menggeleng pelang. "Kalau kamu minta dinikahi, aku nggak bisa," ucapnya tegas. Membuatku sedikit terperangah. "Umurku masih muda dan nggak mungkin juga kalau aku nikahin kamu sedangkan aku belum punya kerjaan atau penghasilan sendiri. Emangnya kamu mau dibiayain apa sama aku dengan kondisiku yang sekarang?" "Aryan..." Aku sampai nggak bisa berkata-kata mendengar ucapannya barusan. Dia nggak mau menikahiku padahal sekarang aku tengah mengandung anak hasil perbuatan bodoh kami yang entah sengaja atau nggak, tapi dia mengeluarkannya di dalam. "Ini anak kamu, Ar." "I know right, Ayu," desahnya pelan. Sesekali mengacak-ngacak rambutnya dan menggeram penuh frustrasi. "Tapi, aku nggak bisa nikahin kamu, Ayu. Aku bisa tanggung jawab, tapi nggak dengan nikahin kamu." *** #3 Hottest Series

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu