We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Heartbeat

Heartbeat

  • WpView
    Reads 430,871
  • WpVote
    Votes 23,967
  • WpPart
    Parts 67
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Love Triangle
Happy Ending
[COMPLETED] New Adult | Religi | Romantic Medical Belum genap 100 hari meninggalnya sang ibu, Fania sudah kembali tersendat oleh kabar tak kalah buruk ketika ayahnya ingin menikah lagi dengan seorang wanita lain. Fania yang merasa ayahnya hanya mengambil keputusan sepihak, jelas tidak sudi menyambut baik kehadiran calon ibu tirinya. Namun, ayahnya tidak menyerah. Dengan kedatangan Bintang-putra dari calon istri ayahnya-yang baru kembali ke Indonesia, berharap dapat mengubah kebekuan hati Fania. Sayangnya kesempatan itu justru digunakan Fania untuk memperingatkan Bintang melalui sikap membangun pertentangan gadis itu. Sebaliknya, Bintang yang selalu ramah dan memiliki senyum sehangat mentari pagi itu melakukan segala macam pertahanan menghadapi Fania. Hingga suatu hari Fania mendapati rahasia Bintang. Di saat yang sama, terkuaklah siapa sebenarnya calon ibu tirinya.
All Rights Reserved
#729
sickstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harapan (Tamat)√
  • Yang Pernah Patah
  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • Lentera Senja (TERBIT)
  • Tembok Yang Sangat Tinggi. (On Going)
  • " JANGAN RUBAH TAKDIR KU"
  • Can We Be Together?
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Fanya's (My Cool Girl) [Completed]✔
  • Rumah ke Rumah

"Mas Fadhil puas!? Puas karena telah berhasil bertemu dengan ayah kandungmu, tetapi harus mengorbankan nyawa Papa!" Arfan mendorong tubuh Fadhil hingga membuatnya terjungkal. Arrgh!!! Fadhil meringis pelan ketika lukanya membentur tanah tanpa sengaja, alisnya saling bertautan dengan dahi yang mengeryit dalam. Namun, sebisa mungkin diabaikan karena tak ingin terlihat lemah di hadapan semua orang. "Arfan, kamu jangan keterlaluan! Kondisi Fadhil masih lemah, dan enggak seharusnya kamu bersikap kasar seperti itu!" bentak Qiana sembari membantu Fadhil kembali duduk di kursi rodanya. "Kalian pikir kalian yang paling merasakan kehilangan dan terluka atas kematian Adnan? Salah! Justru Fadhil yang paling terluka di sini, asal kalian tahu saja!" Fauzan menimpali. Lelaki itu juga terluka, tetapi tak suka melihat Fadhil yang diperlakukan seolah-olah tersangka utama di sini. Padahal, ia sendiri juga korban dari semua kekacauan yang terjadi. Dia yakin bahwa pemuda itu yang justru terluka paling parah dibandingkan dengan yang lainnya. An amazing cover by @Triyanti_Fitri

More details
WpActionLinkContent Guidelines