SENJA DI KOTA KEMBANG

SENJA DI KOTA KEMBANG

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 8, 2018
Seorang siswi berlari dengan antusias. Tanpa menghiraukan apa yang ada di depan mata nya. 'Brugggghhh' Ia terjatuh karena terpeleset lantai yang licin. "Kamu tidak apa apa? " Ucap seorang siswa yang berada di depannya. Dengan mengulurkan tangan. Siswi itu menolak uluran tangan tersebut. Dan dia berdiri dengan sekuat tenaga. "Terimakasih. " Ucap siswi tersebut mengibaskan noda di rok abu abu nya. Dan menghiraukan tatapan siswa tersebut. "Perkenalkan, nama saya Fajar. " Ucap siswa tersebut. Masih menatap lekat siswi tersebut. "Aku Senja. " Ucap siswi tersebut, menatap siswa, lalu berlalu pergi. Betapa bodohnya dia pada saat itu. Sifat egois nya, mengalahkan segalanya. Kini rindu yang menunggu dengan sabar. Dan penyesalan yang membuat ia selalu menyesal.
All Rights Reserved
#4
sore
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Cinta & Air Mata✔️ (SELESAI)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Heartbeat
  • Fajar & Senja
  • ALATAS
  • Only You
  • Rebrrica [COMPLETED]
  • Ali Arkhan
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines