Story cover for Laras by SandraYaumaLika
Laras
  • WpView
    LECTURAS 59,473
  • WpVote
    Votos 3,795
  • WpPart
    Partes 37
  • WpView
    LECTURAS 59,473
  • WpVote
    Votos 3,795
  • WpPart
    Partes 37
Continúa, Has publicado dic 07, 2017
#421 In Teenfiction (01.02.18)

[FOLLOW SEBELUM BACA]

Laras hanya siswi SMA yang tidak terlihat. Tidak pernah membuat onar dan tidak terlalu pintar juga. Ia hanya seseorang yang sangat tidak penting dan tidak menarik.

Namun semua berubah ketika satu kejadian dihidupnya yang merubah segalanya.

Dino, cowok itu yang menyebabkan semuanya.

"Sekali lo jadi cewek gue, jangan harap bisa pergi nantinya."

Laras masih ingat kalimat itu, kalimat yang Dino keluarkan dari mulutnya ketika hari jadi pertama mereka.


Semuanya berjalan lancar pada awalnya. Tetapi, hidup tidak semudah kata orang bukan? 

Pada akhirnya, 

Keadaan bisa berubah dengan cepat. Sepertinya Laras baru saja merasakan apa yang namanya jatuh cinta. Dan dalam sekejap ia malah dibuat jatuh sejatuh jatunya. 

Dan hanya rasa sakit yang ia rasakan setelah itu. 

--

Penasaran? Jangan lupa follow karna cerita akan aku private secara acak nantinya.
So enjoy my story.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Laras a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
RAISEN de depzzz_
9 partes Concluida
Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Love Letters [END] cover
Cowok cuek dan Cewek jutek (SELESAI) [PROSES REVISI] cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
Rekal Rara [END] cover
ANANTA [COMPLETED] cover
Diana cover
ARGA [Completed] cover
RAISEN cover
CLOSER cover
Ares✔ [Proses Revisi] cover

Love Letters [END]

52 partes Concluida

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"