ruang sendiri [BARU!]

ruang sendiri [BARU!]

  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 3, 2018
Satu katamu sudah buatku berpikir keras. Sikapmu buat aku lebih yakin. Yakin untuk ku mengalah. Lupakan itu, itu sudah berlalu. Sekarang yang tertinggal hanya kau dan aku dengan perubahan. Saatnya melihat siapa yang bertahan dan kalah. Itu saja. -Agar aku tau dimana kau menempatkan hatiku selama ini- ________________ "balikkan yuk?" -Arka "ogah" -Kyra "gue sayang lo" -Arka "gue juga" -Kyra "kalo gitu balikkan!" -Arka "ngotot amat lo jadi orang!" -Kyra "biarin" -Arka Di baca dulu yuk siapa tau pada suka :) Ini cerita pertama yang aku buat setelah beberapa kali gagal dalam pembuatan cerita:) mungkin awalnya agak awkward tapi, cerita ini bisa bikin kalian baper semalaman. (setiap orang punya kesukaannya masing-masing) Voment kalau suka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Regrets of Love
  • G.H.E.A ✔[END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • WHO ?
  • DAKSA [END]
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖��𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • RAVASYA [END]
  • No Longer Mate

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan