Dream Catcher (Selesai)

Dream Catcher (Selesai)

  • WpView
    Odsłon 3,675
  • WpVote
    Głosy 343
  • WpPart
    Części 23
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja wt., maj 22, 2018
Kisah gadis hoki yang membuat kakak beradik tampan, super kaya, dan berbeda sifat itu jatuh hati, siapa yang akan ia pilih? Apa ini mimpi?? Tentang penulis: Assalamulaikum Alhamdulillah, akhirnya saya bisa mempublikasikan cerita saya di wattpad, ini adalah karya pertama saya di wattpad. Sebenarnya sudah sering menulis, tapi nggak pernah di publikasikan. Baru sekarang memberanikan diri. Semoga bisa menikmati karya saya, maaf bila ada banyak kekurangan Suka nonton anime, k-drama, suka baca webtoon juga Salam hangat saya Sil_nh
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#72
uk
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • Duty After School : The Alternate Ending
  • My There Alone
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)
  • Change In My Life °Kth°-End
  • She's In The Rain; Jung Eunha
  • Paper Hearts
  • The Starborn [97 Line] | NEW
  • Brother and Sister [END]

⚠️DALAM TAHAP REVISI ⚠️ [SUDAH TAMAT] FOLLOW TO READ READER!!! Sejak kepergian kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan tragis, kehidupan seorang gadis muda berubah menjadi mimpi buruk. Ia tinggal bersama ketujuh kakaknya-orang-orang yang seharusnya menjadi pelindung dan penghibur, namun justru menjadikannya kambing hitam atas kehilangan mereka. Tanpa bukti dan tanpa alasan yang masuk akal, ketujuh kakaknya menuduhnya sebagai penyebab kematian orang tua mereka. Hati yang dulu penuh kasih berubah menjadi bara amarah yang terus membakar, menciptakan jurang dalam keluarga mereka. Gadis itu hidup dalam bayang-bayang rasa bersalah yang tak pernah ia pahami, terpenjara oleh luka yang ditinggalkan oleh keluarga sendiri. "Apa salah ku?" ucapnya dengan suara lirih, tak mengerti mengapa ia harus menanggung semua ini. "Oppa, maafkan aku... hiks." "Arghhh! Jangan siksa aku lagi!" teriaknya dalam ketakutan, tubuhnya gemetar setiap kali langkah kaki para kakaknya mendekat. "Oppa... tolong aku... bantu aku... hiks..." "Eomma... Appa... aku rindu... bawa aku pergi... hiks..." Hanya rasa rindu yang menjadi temannya setiap malam. Rindu akan pelukan hangat sang ibu, dan suara tenang sang ayah. Di tengah gelapnya kebencian yang terus membayangi, apakah masih ada secercah harapan untuk gadis kecil itu menemukan cahaya dan kasih yang hilang?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści