Leanna story

Leanna story

  • WpView
    reads 61
  • WpVote
    Stemmen 7
  • WpPart
    Delen 3
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, feb. 15, 2022
Aku terbunuh sepi. Semua orang menganggapku sebagai gadis yang aneh bahkan, untuk kedua orang tuaku saja juga seperti itu. Aku tahu mereka terpaksa hidup denganku. Saling melempar tanggung jawab untuk mengurus hidupku. Berlomba-lomba siapa yang menjadi orang paling sibuk untuk menghindariku. Aku tak apa-apa hidup seperti ini. Aku juga tidak menyalahkan tuhan atas kehidupanku yang membuatku menderita seperti ini. Tapi aku selalu bertanya-tanya pada diriku sendiri, kenapa aku menjalani hidup seperti ini? Hidup adalah pilihan bukan? - Leanna Carl
Alle rechten voorbehouden
#106
true
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Wrong Dream
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Struggled
  • My Beloved Revenge [END]
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • The Dark Side(END)
  • Kapan Kau Kembali?
  • Should be Remember
  • Keazen (A Sly World)
  • Senja yang mendung

Ketika kurvamu menghantam garisku,aku merasa menjadi wanita paling spesial saat itu. Namun beda rasanya ketika baramu meleburkan emasku,semua yang berputar,tak lagi pada porosnya, hilang tak terkendali,seakan hendak menghancurkan pilar pilar yang tadinya akan abadi. Namun perlahan,hidupku berlalu seperti biasa. Berjalan dengan mestinya layaknya siang dan malam. Terkecuali pada rayuan ombak pagi tadi,aku tak ingin terlalu terbuai. Aku cukup takut untuk terseret,terbawa dalam ganasnya gulungan ombak sebelumnya. Namun aku terlanjut hanyut. Tipu dayamu,aku selalu terombang ambing. "Cla,gue nyesel suka salah paham mulu sama lo". Titan tertunduk dibalik topi hitamnya "Yaudah,mau gimana lagi". Clara sedikit sesak setelah pernyataan itu semua,mengingat semua yang telah terjadi "Gue sayang sama lo,gue gabisa boongin diri gue sendiri. Dan lo berhak tahu" Demi apapun Clara menangis,meskipun dia selalu berusaha menutupi air matanya sampai sampai menangis sejadi jadinya. "Lo pacar orang Tan,dan dia sodara gue!". Clara menegaskan perkataannya,dia sudah tidak sanggup lagi menyembunyikan kesedihannya. *** Hmm terus apa ya kisahnya sebenernya? Tambahinn ke perpustakaan kalian yuk buat dapet notif part part barunya. Jangan jadi silent reader juga. Kasih komentar dan voment juga Salam hangat(≧∇≦)

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen