-bahasa nonbaku-
"Ketika perasaan mati sebelum terbalaskan, lo mau apa?" Tanya Naila.
"Kalo itu gue, pastinya gue bakalan hancur sehancur hancurnya. Tapi, misalkan perasaan itu belum terbalaskan karna gue ga sadar kalau selama ini ada yang nyimpen perasaan ke gue, dan gue baru sadar hari ini, tapi ternyata udah gada, bahkan orang nya pun telah hilang, gue bakal menyesal karna telah menyia nyiakan kesempatan yang pastinya ga akan pernah datang dua kali" jawab Sandi.
Naila terdiam, 'karna itu gue' jauh di dalam hati nya berbisik.
Sandi 'jika orang itu yang di maksud adalah lo, gue gakan pernah sia siain kesempatan gue la' batin-nya.
Ini bukan cerita tentang orang orang yang selalu memendam namum tak terbalaskan. Bukan pula yang selalu terbalaskan.
Bukan cerita tentang mereka.
❛❛Kita bertemu lagi.
Lalu aku mulai mencintaimu seperti dulu lagi. Pada akhirnya kamu akan menyakitiku juga seperti dulu, kan?
Begitu sederhana, namun dapat terpatri dengan indah di ingatanku.
Kamu bukan hanya tentang masa laluku, bukan juga tentang sakit yang harus kurasakan saat itu.
Ini tentang hati yang ingin jatuh padamu untuk kedua kalinya, tentang kamu yang entah peduli atau tidak dengan itu, tentang dia yang merebutmu dariku, dan tentang seseorang yang inginkan semua ini tidak terjadi.❞
ilustrasi cr. pinterest