Binary Stars

Binary Stars

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 2, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Tagscinta
Wulan dan Baskara yang biasa dipanggil Ibas lahir dihari, tanggal dan tahun yang sama. Bedanya,Wulan lahir secara normal, dan Ibas lahir dengan persalinan secara sesar. Dibalik nama mereka yang berarti Bulan dan Bintang, ada kisah persahabatan orang tua mereka yang terjalin cukup lama. Ini bukan hanya soal nama. Lebih dari itu, mereka tumbuh menjadi tetangga yang rumahnya saling berhadapan, dan sahabat yang saling melindungi satu sama lain. Semua berjalan baik-baik saja. Seiring pertumbuhan, mereka merasa tak butuh teman lain. Hanya Wulan dan Ibas. Itu sudah cukup. Sampai suatu saat, Ibas pergi begitu saja. Tanpa pamit, tanpa pesan. Hanya meninggalkan kesan yang mendalam dihati Wulan. "Wulan" suara itu memanggilnya. Setelah ribuan hari yang dia lalui tanpanya. Tepat dua minggu sebelum hari pernikahannya, laki-laki itu kembali hadir. Jelas, ini menjadi dilematik untuknya. Meskipun dia tahu, ini bukan saatnya. Dia tak mampu menyakiti laki-laki tampan dengan kualitas sembilan puluh sembilan yang kini menjadi kekasihnya, tunangannya, calon suaminya. Bagaimanakah Wulan menyikapi keadaan ini? Akankah masa lalu yang memanggil membawanya kembali? Ataukah cowok sembilan puluh sembilan yang mampu memenangkan hatinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [TERBIT]
  • Langit Malam Bersamamu
  • Langit Yang Tak Lagi Biru
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • setangkai mawar di musim dingin
  • Assalamu'alaikum Cinta [END]
  • Antara Bulan dan Bintang
  • Different girl
  • DEAR...   [TAMAT]

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines