Terjebak Friend Zone

Terjebak Friend Zone

  • WpView
    Reads 2,692
  • WpVote
    Votes 339
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 27, 2020
"A--a--ada Apa?" Galuh salting bukan main, jika seorang perempuan pipi akan memerah berbeda dengan Galuh telinganya yang berwarna merah yang menandakan dirinya malu. "Telinga kamu merah!, Lucu hahaha" Seyla menunjuk telinga Galuh yang berwarna merah yang membuat diri Galuh lucu. "Kamu baru tau kalo aku itu lucu?" Galuh menaik-turunkan alis tebalnya. "Apaan sih!" "Ngga mau ngaku ni?!" "Ngaku apaan??!" "Kalo kamu suka saya,, hahahaha!" Seyla menegang dikala Galuh membisikkan kalimat itu. "Dasar Om Galuh!" --- Ini sebuah cerita tentang dua orang yang terjebak dalam zona teman. Yang membuat mereka merahasiakan perasaan mereka sendiri,Sakit bukan ?. Bagaimana jika salah satu dari mereka memberi tahu bagaimana perasaan yang sebenarnya. Apakah sebuah kebahagian atau sebuah bencana besar (?). Pasti penasaran kan? Ingin tau kelanjutannya? Ayo baca Jangan malu-malu :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LEARA
  • Garis Luka
  • ON SIGHT (Completed)
  • Valcano
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • ATHALARIQ
  • Audrey (New version)
  • KEPERGIAN SENJA
  • Silent Heart!
  • 00.00
LEARA

"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seketika memanas merah padam, sialan Lea benar benar membuatnya gila. Setelah perasaan kecewa juga kesal yang di berikan sekarang perasaan senang yang ditorehkan. Setelahnya Lea manarik wajahnya dan "Jaketnya buat lo aja, siapa tau lo kangen sama gue lo bisa pake jaket gue." Melihat pipi merona gadis di depannya membuat Lea terkekeh. "Oh ya satu lagi, jangan pernah blushing di depan cowok lain. Karena gue ngga yakin iman mereka bisa sekuat gue buat ngga nyium pipi lo," Lea memang sialan setelah mengucapkan itu dia mengacak rambut Rara dan pergi ke lapangan indoor untuk melanjutkan bermain basket bersama temannya. "DASAR FAKBOI!" "HAHAHAHAHAHA OF COURSE I AM BABE!" Lea yang masih berjalan belum jauh dari Rara tergelak saat mendengar teriakan Rara untuknya. #1 Mine (2-04-20) DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI!! Semua orang punya karya jadi tolong hargai:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines